Safari Ramadhan Kapolres Jember

Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo, SH, SIK, MH bersama beberapa perwira melakukan Safari Ramadhan bersama Keluarga besar LDII Jember (29/5). Kapolres Jember bersama beberapa perwira sholat asar berj;amaah di masjid Al-Manshurin dan bertemu ulama, pembina dan pengurus DPD LDII Kabupaten Jember serta pengurus kecamatan se Kabupaten Jember di kantor DPD LDII. Dalam sambutannya, Kusworo mengajak segenap warga LDII untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Dalam safarinya Kapolres sangat berterimakasih kepada LDII yang turut menjaga kerukunan umat, menjaga kebinekaan bersama toga tomas di Kabupaten Jember.

Kusworo sebagai Kapolres Jember bersama jajarannya merasa sangat miris dengan kejadian pengevoman tempat ibadah di Sidoarjo yang mengatasnamakan jihad Islam. Sebagai warga Indonesia yang beragama Islam termasuk kebanyakan ulama dan kiyai sangat mengutuk perbuatan biadab tersebut. Bahkan beberapa kiyai mengatakan itu bukan jihad, itu bukan mati sahid tetapi mati sangit.

Saya bersama pak Dandim pada hari Minggu sedang melakukan kegiatan bersama masyarakat dalam acara lari maraton 5km dalam rangka menyiarkan  sea games dimana Indonesia sebagai tuan rumah. Begitu mendengar kejadian, saya langsung meninggalkan acara dan melakukan apel kesiagaan dan melakukan pengamanan di tempat-tempat peribadatan, tegas Kapolres.

Mereka tidak mengakui pemerintahan Indonesia, mereka anggap pemerintah taghut, kepolisian taghut, bahkan mereka menyerang polisi sebagai musuh. Kusworo berharap peran serta dari aemua ulama, tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk turut menjaga kewaspadaan terhadap faham-faham radikal dan mengajak pada perpecahan. Mereka tidak mau menghormat bendera, tidak mau menyanyikan lagu Indonesia Raya, mengajak bahwa pemerintahan harua khilafah, suka mengkafirkan.

Wakil ketua DPD LDII Kabupaten Jember Shodiq Mahmud, SPd mewakili ketua mengutuk keras atas perbuatan biadab teroris yang dilakukan di tempat peribadatan di Sidoarjo-Surabaya. Dalam keaempatan itu, Shodiq juga memberikan 6 butir pernyataan sikap DPP LDII kepada Kapolres Jember atas aksi biadab tersebut.

Siaran Pers LDII

Pernyataan Sikap DPP LDII

Terkait dengan kasus serangan teroris di tiga gereja di Surabaya dan ledakan bom di satu unit rumah susun sederhana sewa (rusunuwa) Jalan Sepanjang, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, pada Minggu (13/5) dan serangan ke Markas Polres Kota Besar Surabaya pada Senin (14/5). DPP LDII mengutuk keras tindakan tersebut dan menegaskan aksi terorisme bertentangan dengan ajaran agama apapun, termasuk Islam. DPP LDII turut berduka cita terhadap korban dan keluarga para korban, dan berharap serangan terorisme tidak terjadi lagi di masa mendatang. Sehubungan dengan serangan teroris di Surabaya tersebut, DPP LDII menyatakan sikap:

  1. Menolak aksi kekerasan dan terorisme dengan mengatasnamakan agama. DPP LDII juga menolak setiap aksi teror yang dikaitkan dengan agama tertentu, khususnya umat Islam.
  2. Segenap warga LDII siap mendukung dan membantu aparat dalam pencegahan, penegakan kemanan dan ketertiban, terkait penanggulangan bahaya terorisme.
  3. Mengajak umat Islam dan rakyat Indonesia untuk membangun karakter generasi penerus bangsa sebagai warga negara yang baik, toleran, dan menjadi warga negara yang berbudi pekerti luhur sekaligus mengokohkan dan menguatkan NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
  4. Mengajak umat Islam bersatu untuk mencegah radikalisasi di kalangan keluarga dan lingkungan, serta mendorong dakwah yang sejuk dan santun, untuk menciptakan kerukunan, kekompakan, dan saling mengasihi, serta mendorong bangsa Indonesia yang mayoritas penduduknya yang muslim, sebagai bangsa yang maju dan beradab.
  5. LDII menekankan Islam adalah rahmatalil alamin, yang menunjukkan Islam bukanlah agama yang mendukung kekerasan, teror, dan kekejaman lainnya.
  6. Mendukung upaya pemerintah dan aparat keamanan untuk mengusut dan menindak secara tegas dan tuntas terhadap para pelaku teror maupun para pihak terkait yang membantu tindakan terorisme itu untuk mencegah aksi terorisme lebih lanjut.

Demikian pernyataan sikap DPP LDII, semoga Allah selalu melindungi bangsa Indonesia dari berbagai aksi kekerasan dan fitnah yang memecah belah bangsa.

Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Dakwah Islam Indonesia

Ketua Umum,                                                                    Sekretaris Umum

Prof. Dr. Ir. KH. Abdullah Syam, M.Sc.           H. Dody Taufiq Wijaya, Ak., M.Com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *