Jokowi : LDII untuk Bangsa ini Betul

Presiden Jokowi hadiri Rapat Kerja Nasional Lembaga Dakawah Islam Indonesia (10/10) di Pondok Pesantren Minhajurrosyidin, Pondok Gede, Jakarta.

Ketua Umum LDII KH Abdullah Syam dalam sambutannya mengatakan rakernas LDII 2018 mengangkat tema LDII untuk Bangsa’. Rakernas LDII dihadiri oleh pengurus LDII dari seluruh Indonesia. Abdulah Syam mengajak kepada seluruh peserta untuk mengikuti Rakernas dengan baik dan seksama, serta selalu dalam keadaan sehat walafiat hingga selesai.

Abdullah Syam meminta kepada Presiden Indonesia untuk memberikan pengarahan sekaligus membuka secara resmi Rakernas LDII.

Dalam kesempatan itu, Abdullah Syam memberikan dua buah buku kepada Jokowi berjudul ‘Buku Pedoman Ibadah’ Jilid I dan Jilid II yang dikeluarkan oleh LDII.

Mengawali sambutannya, Jokowi yang menerima buku pedoman ibadah dari LDII mengatakan:

Jadi tema LDII untuk Bangsa ini betul

Presiden Jokowi sangat prihatin terhadap perkembangan teknologi ke arah negatif yang menimbulkan maraknya berita hoaks.

Jokowi sempat menunjukkan gambarnya kepada peserta rakernas DN Aidit yang diedit sedemikian rupa sehingga seakan mengenal DN Aidit.
“Bisa lebih dari 100 gambar-gambar enggak jelas kayak gini,” kata Jokowi

Dalam Rakernas LDII, Jokowi mengajak untuk bisa mengambil hikmah yang positif dari perkembangan teknologi. Perkembangan teknologi harus bisa disikapi dengan bijak.

Jokowi mengapresiasi dan memuji kader-kader LDII yang ternyata punya skill sangat bagus dalam bidang digital ekonomi. Dengan kemampuan digital ekonomi, banyak kader LDII bekerja di perusahaan top di Indonesia.

Jokowi mengatakan, “Saya tahu namanya digital ekonomi itu LDII itu jagoan. Karena banyak di Telkomsel, PLN, itu saya tahu. Nama-namanya saya hapal, tapi enggak saya sebutkan di sini,” tuturnya. “Micro hydro diterapkan di beberapa tempat juga oleh LDII,” lanjut dia.
Jokowi juga menyinggung soal ‘eksistensi’ LDII yang banyak tersebar di daerah. Jokowi sering melihat penunjuk arah masjid LDII saat berkunjung ke daerah-daerah, jumlahnya banyak. “Minimal saya seminggu 3 hari ke daerah. Apa yang saya lihat? Penunjuk arah. Tahu maksudnya?” kata Jokowi sambil tertawa. “Penunjuk arah LDII 100 meter, 200 meter lDII. Ya saya kan cemantel, ingat terus di sini (menunjuk kepala). Artinya apa? LDII ada di mana-mana dalam berkiprah di seluruh nusantara,” katanya.
Jadi tema LDII untuk Bangsa ini betul. 
Dalam pidatonya, Jokowi menjelaskan bahwa ia sungguh tidak asing dengan organisasi LDII. Sebab, banyak keluarganya yang merupakan anggota LDII.
“Masjid dekat rumah saya ada, masjid LDII ada. Gede sekali tapi belum jadi. Saudara-saudara saya itu di LDII juga ada, banyak,” kata Jokowi.
Dalam kesempatan itu, Jokowi juga menegaskan kepada seluruh peserta LDII bahwa ia sekeluarga adalah muslim. Pernyataan ini untuk meluruskan berbagai kabar miring yang menyebut ia dan keluarganya adalah PKI.
Jokowi mengaku heran karena isu bahwa ia adalah PKI terus diembuskan.
“Coba di medsos, Presiden Jokowi itu PKI, Astagfirullah. Sudah 4 tahun diulang-ulang. Ganti lagi, bukan Pak Jokowi tapi bapak ibunya. Lalu ganti nenek saya,” kata Jokowi.
Ia pun menjelaskan bahwa jelang pilpres, berbagai hoaks dan fitnah bertebaran di mana-mana. Jokowi mengingatkan, jangan sampai hoaks dan fitnah demi kepentingan politik ini merusak nilai-nilai yang dimiliki.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *