Konsolidasi LDII: Antisipasi Potensi Perselisihan Di Tahun Politik

Jpeg

Tahun politik mendekati pemilu April 2019 mendatang berpotensi pada perpecahan dan gesekan di berbagai lapisan masyarakat.

Konsolidasi Organisasi LDII Kabupaten Jember (16/12) di Masjid Al-Hidayah, Padomasan, Jember salah satunya adalah mengantisipasi terjadinya perpecahan.

LDII secara organisasi bersikap netral aktif menekankan kepada warganya untuk berperan aktif dalam menentukan pilihannya dan tidak golput. Karena satu suara yang diberikan akan menentukan masa depan bangsa dan negara.

Dalam rangka mengatisipasi munculnya ketidak rukunan bahkan perpecahan akibat beda pilihan adalah kerugian yang besar bagi organisasi. Maka melalui konaolidasi ini diharapkan senua PC dan PAC di Kabupaten Jember untuk tetap solid walaupun dinungkinkan adanya perbedaan pilihan.

Tujuan utama organisasi LDII adalah menjadi lembaga dakwah yang profesional dan religius untuk mewadahi seluruh lapisan masyarakat dalam menjalankan ibadah yang benar sesuai dengan tuntunan Allah dan Rasulullah.

Seluruh warga LDII supaya dapat menjalankan 6 thobiat luhur agar menjadi warga negara yang baik sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945. Salah satunya adalah berperan aktif dan tidak golput di pemilu mendatang, kata Malik Afendi, SP, Sekertaris DPD LDII Jember.

Malik juga menekankan kepada pengurus PC dan PAC untuk aktif mengenalkan diri dan bekerjasama ditingkat Kecamatan dan Desanya.

Alhamdulillah, DPD LDII telah berperan aktif di Kabupaten Jember dan mendapatkan apresiasi mobil dinas DPD LDII dari Provinsi Jawa Timur.

Dengan keaktivan secara baik kita di masyarakat seperti yang disampaikan Gus Aab di Pendopo bahwa kita harus mewujudkan ukhuwah Islamiyah. Kalau NU lebih banyak pondok pesantren, kalau pendidikan dan rumah sakit ada Muhammadiyah, dan kalau pembangunan dan manajemen ada LDII.

Malik berharap kepada segenap pengurus PC maupun PAC dapat menjalankan tugasnya secara baik di masyarakat.

Dengan demikian potensi perpecahan dan gesekan baik secara internal maupun eksternal dapat diantisipasi lebih dini.

Dengan demikian Malik juga berharap bukan hanya menghindari geaekan bahkan bila perlu kader-kader dan pengurus LDII di semua tingkatan bisa menjadi penengah di masyarakat.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *