Bupati Jember: LDII Komitmen Mengembangkan SDM

Bupati Jember, dr.Hj.Faida,MMR sangat bangga dan menyambut baik berdirinya Pondok Pesantren Mahasiswa (PPM) di Jember dan PPM di seluruh Indonesia.

Tercatat ada 86 PPM LDII yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Faida meresmikan PPM Syafi’ur Rohman Jember dan membuka Sarasehan Pancasila (23/2) yang diikuti PPM seluruh Jawa Timur dan Bali.

Faida didampingi ketua MUI Jember, Prof.Dr.KH.Halim Subahar, M.Si dan Ketua DPP LDII, Ir.H.Prasetyo Sunaryo, M.Si, Ketua DPW LDII Jatim, Drs.H.Amien Ady dan Ketua DPD LDII Jember, Drs.Sunardi, MT.

Faida menandatangani prasasti berdirinya PPM Syafi’ur Rohman binaan LDII yang berada di jalan Brantas XXIII, Sunbersari, Jember.

Faida bersyukur seraya berkata :

“Alhamdulilah LDII konsisten atas perjuangan membangun sumberdaya manusia.”

Sejatinya membangun Jember adalah membangun sumber daya manusianya, kata Faida.

Membangun gedung bertingkat jauh lebih mudah karena ada waktu memulai dan ada waktu berakhirnya. Tetapi membangun sumber daya manusia adalah kegiatan dan program yang tidak pernah ada akhirnya dari masa kemasa, dan itu lebih lama dan lebih mulya.

Kalau LDII mampu membangun gedung PPM, pastinya LDII mampu untuk membangun SDM yang diharapkan LDII profesional religius, lanjut Faida.

Menurut data dari LDII sudah ada 28 mahasiswa yang bernaung pada pondok pesantren LDII mendapat beasiswa dari Pemerintah Kabupaten Jember.

Faida juga mendengar ada 32 Santri PPM Syafi’ur Rohman Jember yang hafid dan hafidoh lebih dari 3 juz Al-Quran.

Saya perlu sampaikan, lanjut Faida: bahwa di jember, sudah membuat peraturan bupati “Barang siapa yang hafal Quran minimal 1 juz saja akan diberi beasiswa. Apalagi santri PPM ini ada rata-rata hafal lebih dari 3 juz, mereka berhak mendapatkan beasiswa sampai perguruan tinggi.

Bupati Jember, Faida akan memberikan beasiswa warganya yang kuliah di seluruh Indonesia dengan membayarkan UKT sesuai besarannya di PT terdaftar dan biaya hidup sebesar 750 ribu.

Anggap saja dari 750 ribu itu yang 400 ribu sebagai biaya makan di PPM dan sisanya bisa digunakan untuk biaya lainnya.

Melalui pengurus LDII Jember, PPM Syafi’ur Rohman nantinya bisa bersinergi dengan program-program pemerintah.

Pemerintah bersama MUI dan para ulama serta tokoh masyarakat seperti LDII, melalui pesantren ini bisa membantu mewujudkan SDM yang baik yang berbudi, profesional dan religius.

Semoga Allah menyambut baik program LDII dan meridloi pembangunan SDM di Jember melalui Pondok Pesantren Mahasiswa Jember ini.

Bupati yakin LDII dan MUI bersama pemerintah Kabupaten Jember terus dapat bersinergi untuk mewujudkan cita-cita bersama membangun SDM yang profesional religius.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *