Orang Beriman Kehilangan Imannya Dipastikan Kehilangan Segala-galanya

Bupati Jember, dr.Hj.Faida,MMR sangat bangga dan mengapresiasi langkah LDII secara nyata membangun Sumber Daya Manusia yang berilmu dan beriman melalui Pondok Pesantren Mahasiswa (PPM) Syafi’ur Rihman Jember.

Tidak mudah dan membutuhkan komitmen yang tinggi, walaupun menurut Faida membangun gedung-gedung yang tinggi itu lebih mudah karena ada awalnya dan ada kapan berakgirnya. Sedangkan membangun SDM sangatlah sulit dan butuh waktu yang tidak terukur.

Sejatinya, kata Faida membangun Jember adalah membangun Sumber Daya Manusianya.

Menanggapi pertanyaan wartawan saat peresmiaan PPM LDII Jember (23/2) tentang faedah dari PPM, Faida menjawab “ini adalah solusi agar anak-anak kita tetap terjaga agamanya, terjaga imannya, terjaga ahlaqnya.

Karena kalau orang beragama itu, kalau kehilangan imannya maka akan kehilangan segala galanya.

Sama halnya dengan orang berbangsa dan bernegara, ketika dia kehilangan idiologinya maka sejatinya mereka telah kehilangan segala galanya.

Dan ini sangat disadari oleh LDII sehingga dalam pembinaan di pondok pesantren ini ada konsistensi menyelenggarakan sarasehan dan pelatihan idiologi Pancasila terhadap anak didik” jawab Faida.

Faida menyampaikan, LDII menyadari membentuk generasi milenial yang ideal yang bisa mengikuti zaman dan tidak buta teknologi.

Bupati Jember, Faida ingin mengembalikan pondok pesantren untuk bisa mencetak generasi-generasi yang unggul dalam agama, dan di PPM LDII ini sudah dapat dipastikan sedang membangun generasi yang unggul dan berprestasi.

Santri-santri yang berprestasi patut untuj mendapatkan beasiswa dari pemerintah kabupaten terlebih sudah hafal Quran lebih dari 3 juz.

Bupati Faida melalui peraturan yang sudah diteken menetapkan bagi siswa yang hafal 1 juz saja berhak mendapatkan beasiswa apalagi beberapa santri PPM katanya sudah hafal lebih dari 3 juz, mereka berhak untuk mendapatkan beasiswa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *