Ketua Umum Tegaskan LDII Netral dan Aktif

Seruan ketua umum DPP LDII, Chriswanto Santoso disampaikan di Surabaya (11/11) saat menggelar konsolidasi organisasi menyikapi Pilkada serentak pada akhir 2020.

Konsolidasi LDII tingkat Provinsi Jawa Timur yang dilaksanakan secara daring tersebut diikuti 38 DPD LDII kabupaten dan kota.

Chriswanto Santoso mencatat dan menyampaikan ada 19 kabupaten dan kota pada Desember 2020 mendatang akan melakukan pemilihan secara langsung. Dan, 19 DPD LDII di masing-masing kabupaten dan kota tersebut tentu barus berperan aktif untuk mensukseskan kontestasi pemilihan kepala daerah. Melalui konsolidasi itu, ketua umum LDII kembali menekankan kepada segenap pengurus DPD LDII supaya menyadarkan warganya untuk berperan aktif. Kepada segenap pengurus LDII supaya tegas harus netral tidak berpihak kepada calon kontestan tetapi tetap aktif artinya tidak boleh golput.

Dalam kesempatan tersebut, Chriswanto Santoso menekankan, bahwa secara organisasi LDII netral aktif, “Artinya, LDII tidak berafiliasi dengan parpol atau calon kepala daerah manapun. Tapi, warga LDII didorong untuk menyalurkan aspirasi politiknya dan dilarang golput atau tidak memilih,” ujar Chriswanto.

Netral aktif dilakukan LDII, sebagaimana ormas Islam lainnya, menurut Chriswanto untuk menjaga kerukunan, kekompakan, persatuan dan kesatuan masyarakat, “Jangan sampai, pesta demokrasi justru memecah belah bangsa,” imbuhnya. Ia mengingatkan, setiap calon memiliki itikad baik, yang bisa dilihat dari program kerja mereka.

Jadi, masyarakat tidak harus terpecah belah karena fanatisme, “Dalam ilmu politik, kekuasaan ditujukan untuk mencapai cita-cita masyarakat yang makmur dan sejahtera. Hal tersebut tercermin dari program kerja para kontestan,” imbuhnya. Selanjutnya, siapapun pemenangnya, masyarakat harus terus memantau janji-janji politik para kepala daerah. Bahkan, suksesnya pembangunan juga menjadi tanggung jawab masyarakat.

Chriswanto mengimbau, pengurus atau warga LDII yang menjadi anggota parpol atau menjadi tim sukses, menjunjung tinggi netralitasnya, “Kami menegaskan, warga maupun pengurus LDII yang terlibat dalam politik praktis, tidak mengorbankan prinsip netral aktif LDII,” ujarnya. Menurutnya, silakan menjadi tim sukses, namun tidak mempengaruhi warga LDII memilih calon tertentu, “Hal itu mengingkari prinsip netral aktif LDII,” tegasnya.

Chriswanto juga mengingatkan semua pihak, agar tak menggunakan cara-cara yang merusak demokrasi, seperti praktik politik uang ataupun kampanye hitam, “Membeli suara dan menyebarkan hoaks bukanlah bagian dari demokrasi, hal ini tak mendidik masyarakat dalam pesta demokrasi,” ujarnya.

Ia mengingatkan masyarakat, agar menolak praktik politik uang. Ia mengingatkan, masa depan suatu daerah dipertaruhkan bila dipimpin oleh kepala daerah yang menghalalkan segala cara, “Imbas politik uang adalah kandidat yang menang, akan mencari cara agar modal politiknya kembali,” ujarnya. Hal tersebut bisa mengganggu pembangunan.

Apalagi, kepala daerah yang berkoalisi dengan pengusaha, akan menciptakan oligopoli dalam politik. Sehingga hanya menguntungkan pengusaha, yang belum tentu menguntungkan wilayah atau masyarakat setempat.

Chriswanto Santoso memberikan pembekalan kususnya kepada DPD kabupate dan kota dalam menyikapi pemilukada 2020.

Senada dengan ketua Umum LDII, Ketua DPW LDII Jawa Timur, Moch. Amrodji Konawi menyampaikan pentingnya peran pengurus yang daerahnya melakukan pemilukada supaya disikapi dengan baik, karena bila tidak akan menciptakan disharmoni,” kata Amrodji.

Amrodji berpendapat setiap Pemilu, baik pemilihan presiden, legislatif, maupun kepala daerah selalu meninggalkan residu, “Sisa-sisa perhelatan politik biasanya sifatnya bisa memecah belah, baik dalam lingkup ormas maupun di kalangan masyarakat,”

Amrodji berharap, residu berupa ketidakharmonisan ataupun perpecahan bisa diminimalkan, “Dan warga LDII bisa terhindar dari imbas negatif dari pesta demokrasi,” imbuhnya.

Ketua DPD LDII Kabupaten Jember, Akhmad Malik dalam konsolidasi organisasi Jawa Timur mengikuti secara daring di Pondok Pesantren Minhajurrosyidin, Ambulu bersama pengurus harian, dewan pembina dan beberapa ketua PC serta sesepuh pondok.

Akhmad Malik yang terpilih sebagai ketua masa bakti 2020-2024 telah melakukan kunjungan kepada ketua MUI, ketua PCNU Kencong, ketua FKUB Jember.

Akhmad Malik juga secara intensif melakukan komunikasi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat sebagai amanah organisasi untuk amar ma’ruf nahi munkar dan menjalin komunkasi yang baik dengan ormas Islam dan ormasi keagamaan di Jember.

Untuk menjaga kenetralan organisasi dalam pilkada mendatang dan tetap dapat menyadarkan warganya untuk aktif dan tidak golput, LDII Jember telah meminta komisioner KPU Jember untuk melakukan sosialisasi kepada warganya.

Akmad Malik menyampaikan pada Kamis, 12 November 2020 komisioner KPU Jember dengan studio utama di kantor DPD LDII Jember akan melakukan sosialisasi pemilu dimasa pandemi 2020.

Sosialisasi tersebut akan diikuti oleh semua pengurus DPD LDII Kabupaten Jember dan ketua PC, sekretaris dan ketua PAC dan segenap wanhat ditingkatannya secara daring, kata Malik.

Baca Juga :

Ketua DPD LDII Jember Sowan Ketua MUI Jember

Ketua DPD LDII Jember Ikut Webinar MUI Jatim

LDII Turut Berbelasungkawa atas Meninggalnya Gus Afton

Pererat Kerukunan Umat Melalui FKUB

1 thought on “Ketua Umum Tegaskan LDII Netral dan Aktif

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *