Konsolidasi Organisasi LDII Jawa Timur: Penekanan Terhadap Kemandirian Organisasi
Konsolidasi Organisasi DPW LDII Jawa Timur 58 Kab/Kota dimana Ketua Provinsi KH. Amrodji Konawi (20/7) membuka di Korda3 bertempat di Ponpes Nurul Huda Banyuwangi secara Hybrid diikuti secara online di masing2 Korda dengan tema “Siap Mendukung TNI/POLRI Dalam Menjaga Keamanan Dan Ketertiban masyarakat Serta Mensukseskan Pilkada serentak 2024 yang Aman dan Damai”.
Konsolidasi Organisasi Korda 3 bertempat di Pondok Pesantren Nurul Huda, Banyuwangi meliputi kabupaten Banyuwangi, Jember, Bondowoso, Situbondo dan Lumajang.
Amrodji menekankan kepada DPD LDII Kabupaten dan Kota untuk memiliki kemampuan kemandirian yang terukur dan kompetensi 29 karakter. Dimana sekarang kondisi karakter masyarakat semakin hilang. Amrodji mencontohkan bagaimana di kemping CAI karakter dicontohkan kepada generasi muda. Sebagai generasi muda bisa memiliki karakter jujur, amanah dan juga punya kemandirian.
Amrodji juga mengambil projek yang baik dari program unggulan percontohan pendidikan, rumah sakit, UMKM. LDII sudah menyiapkan pilot projek kemandirian di bidang SDM dan ekonomi. “Dimana perlu kita mencontoh Organisasi NU dan Muhammadiyah yang mampu memiliki SDM, ekonomi dan institusi pendidikan,” ungkapnya.
LDII sudah mulai meyiapkan SDM dan sarana pendidikan seperti Pondok Pesantren Mahasiswa (PPM), Pondok Pesantren Pelajar Mahasiswa (PPPM), PAUD/TK, SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi. “Kita sudah menyiapkan tim pengkajian pendirian Perguruan Tinggi,” lanjutnya.
Melalui kajian tim tersebut, LDII siap untuk mendirikan Perguruan Tinggi. Langkah-langkah yang sudah dilakukan LDII diantaranya dengan melakukan kerjasama dengan Universitas Terbuka (UT). “Itu adalah dalam rangka percepatan peningkatan Sumber Daya Manusia,” tukasnya.
Terkait dengan peningkatan ekonomi mandiri, Amrodji juga menekankan pentingnya teknologi informasi dalam kompetensi ekonomi mandiri. Sebagai penutup, Amrodji menyampaikan bahwa kemandirian SDM dan ekonomi merupakan langkah kita untuk menjadi organisasi yang kuat.
Ketua DPD LDII Kabupaten Jember, Akhmad Malik menyambut positif pilot projek pengkajian pendirian Perguruan Tinggi. “LDII Jember juga siap berkontribusi dalam percepatan peningkatan Sumber Daya Manusia LDII yang Profesional dan Religius,” ungkapnya.
Malik juga menyampaikan bahwa LDII Jember dimana memiliki santri mahasiswa yang ada di Pondok Pesantren Mahasiswa (PPM) Syafi’ur Rohman. Dimana mahasiswa yang ada dari Perguruan Tinggi di Jember yaitu Universitas Jember, Politeknik Negeri Jember, Universitas Terbuka, Universitas PGRI Argopuro, Universitas Mandala, Universitas Muhammadiyah, UIN UIJ, Universitas dr. Soebandi dll.
Sampai saat ini LDII Jember juga sudah bekerjasama dengan UT dan UIN Jember. “Kami sudah mendorong ustad-ustadzah LDII tidak hanya dari Jember, juga dari kabupaten sekitar bisa berkuliah di UT dan UIN Jember,” terang Malik.
Sebagai ketua DPD LDII kabupaten Jember, Malik juga telah menjalin kerjasama dengan UNEJ dan memberikan kuliah terbuka Pancasila bertempat di LDII.
Baca juga:
Konsolidasi Organisasi LDII Jawa Timur: Penekanan Terhadap Kemandirian Organisasi