Pantau Hilal 1 Syawal 1446H : LDII Jember Mengajak Jaga Tradisi dan Perkuat Ukhuwah

0
ldiijember-pantau-hilal-1syawal1446h1

Tim Rukyatul hilal DPD LDII Kabupaten Jember (29/3) dan tim dari Kemenag Jember, NU dan UIN Khas Jember bersama melakukan pemantauan hilal dalam rangka penentuan 1 Syawal 1446H di Pantai Nyamplong Kobong Puger.

Keterlibatan aktif LDII Jember dalam proses penentuan awal bulan Syawal 1446 Hijriah, serta hasil dari pemantauan hilal yang dilakukan. Ketua tim DPD LDII Jember, Dwi Ario Suseno menuturkan kesiapan timnya dengan peralatan teropongnya yang terhubung dengan laptop dan aplikasi penunjang yang dimilikinya.

Berikut poin-poin penting yang dapat disoroti:

  • Keahlian LDII dalam Rukyatul Hilal: Keikutsertaan anggota LDII Jember yang memiliki keahlian dalam astronomi dan rukyatul hilal menunjukkan adanya perhatian dan kompetensi organisasi ini dalam bidang ilmu falak.
  • Kerjasama Lintas Organisasi: Kerjasama dengan Kementerian Agama (Kemenag), Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) Jember dan Kencong, serta Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember menunjukkan adanya sinergi dan persatuan dalam upaya penentuan awal bulan Syawal. Ini adalah contoh yang baik dari kolaborasi antar organisasi keagamaan dan institusi pendidikan.
  • Lokasi Pemantauan: Pemilihan Pantai Nyamplong Kobong Puger sebagai lokasi pemantauan hilal menunjukkan adanya pertimbangan geografis yang strategis untuk melihat visibilitas hilal.
  • Prediksi Awal Syawal: Asumsi Ketua DPD LDII Jember, Akhmad Malik, bahwa 1 Syawal 1446H kemungkinan jatuh pada hari Senin, 31 Maret 2025, berdasarkan hasil pemantauan hilal.
  • Ketetapan Pemerintah: Informasi bahwa pemerintah juga menetapkan 1 Syawal 1446H jatuh pada 31 Maret 2025 menunjukkan adanya kesesuaian hasil pemantauan dan perhitungan yang dilakukan oleh berbagai pihak dengan keputusan resmi pemerintah.
  • Skala Nasional Pemantauan: Disebutkannya bahwa pemantauan hilal dilakukan di 33 lokasi di seluruh Indonesia, termasuk Jember, menunjukkan bahwa ini adalah upaya nasional yang terkoordinasi untuk menentukan awal bulan Syawal.

Secara keseluruhan, informasi ini menunjukkan peran aktif LDII Jember dalam kegiatan keagamaan yang penting, serta adanya kerjasama yang baik dengan berbagai pihak dalam menentukan hari raya Idul Fitri. Kesesuaian prediksi dengan ketetapan pemerintah juga memberikan keyakinan akan akurasi proses pemantauan hilal yang dilakukan.

Malik juga menyampaikan bahwa kegiatan pemantauan hilal ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahunnya. “Kami dari LDII Jember selalu berupaya untuk turut serta dalam kegiatan-kegiatan keagamaan, termasuk pemantauan hilal. Ini adalah bentuk komitmen kami dalam menjalankan ajaran agama serta menjaga tradisi yang telah diwariskan oleh para ulama,” ujarnya.

Lebih lanjut, Malik menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahim antar anggota LDII serta dengan masyarakat sekitar. “Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat memperkuat ukhuwah Islamiyah dan menjalin hubungan yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Jember,” tambahnya

Proses pemantauan hilal berlangsung dengan khidmat dan penuh kehati-hatian. Para anggota LDII yang terlibat dalam kegiatan ini, melakukan pengamatan dengan seksama untuk memastikan hasil yang akurat. Hasil pemantauan hilal ini nantinya akan disampaikan kepada pihak-pihak terkait sebagai bahan pertimbangan dalam penetapan awal bulan Syawal.

Dengan semangat kebersamaan dan ukhuwah Islamiyah, LDII Jember siap menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah. “Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita semua dan menjadikan kita sebagai hamba-hamba-Nya yang bertakwa,” tutupnya seraya berdoa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *