Ketua DPD LDII Jember: Harmonisasi dengan Pemerintah Jadi Kunci Lahirkan Atlet Berprestasi

0
Oplus_131072

Oplus_131072

JEMBER – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Jember, Akhmad Malik, menekankan pentingnya kolaborasi dan kerjasama yang harmonis antara LDII dengan Pemerintah Kabupaten Jember. Hal ini disampaikan dalam sambutannya pada pembukaan Pekan Olahraga Daerah (POD) LDII Jember 2025 di Lapangan Pondok Pesantren Al-Manshurin, Patrang.”

Kegiatan Pekan Olahraga Daerah LDII Jember 2025 ini mendapatkan apresiasi dari pemerintah Jember,” terang Malik. Ia menambahkan bahwa POD ini merupakan bagian dari salah satu dari delapan program unggulan LDII Kabupaten Jember, yaitu bidang Pendidikan.

Selain pendidikan, delapan program unggulan tersebut mencakup Kebangsaan, Keagamaan, Ekonomi Syariah, Kesehatan Herbal, Ketahanan Pangan dan Lingkungan, Teknologi Digital, serta Energi Baru Terbarukan.Malik menjelaskan bahwa melalui POD, LDII berupaya mencari dan membina bibit-bibit muda potensial untuk meraih prestasi. “Dalam POD ini kita mencari bibit-bibit generasi muda untuk meraih prestasi. Ini merupakan bentuk kolaborasi dan kerjasama dengan Dispora Jember,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Malik juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kepala Dispora Jember, Dr. Edy Budi Susilo, M.Si, yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan membuka acara. “Terima kasih Pak Kadispora, Edy Budi Susilo, yang tadi malam sampai jam 02.00 bersama saya dalam pembukaan MTQ di Jember dan pagi ini tetap semangat hadir untuk membuka POD LDII 2025,” ungkap Malik.

Malik berharap, Pekan Olahraga Daerah LDII Jember 2025 ini dapat menjadi ajang untuk mencetak atlet-atlet berprestasi yang nantinya dapat menyumbangkan kebanggaan bagi Kabupaten Jember. “Harapan kami, POD ini bisa mencetak atlet-atlet berprestasi dan menyumbangkan prestasinya untuk Jember yang lebih Maju dan Berkarakter Mulia,” tutupnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *