Mengukir Masa Depan Jember: Konsolidasi Pemuda LDII, Tantangan, dan Kesiapan Musda 2025

0
ldiijember-bupati-gus-fawait-silaturohim268251

JEMBER – Menjelang digelarnya Musyawarah Daerah (Musda) LDII Kabupaten Jember, fokus organisasi kini tertuju pada penguatan kaderisasi pemuda. Musda yang merupakan agenda lima tahunan ini diharapkan menjadi momentum untuk melahirkan program kerja yang relevan dengan tantangan zaman dan menyiapkan pemimpin-pemimpin muda yang tangguh.

Ketua DPD LDII Kabupaten Jember, Akhmad Malik, menegaskan bahwa konsolidasi organisasi harus dimulai dari pembinaan generasi muda. Ia memandang bahwa masa depan LDII, dan juga Kabupaten Jember, sangat bergantung pada kualitas kader muda yang disiapkan saat ini.

Komitmen Pemuda: Mengawal Trisukses Generasi Emas

Menyambut arahan dari Ketua DPD, Dwi Ario Suseno, S.T. (Rio), yang merupakan Koordinator Pemuda LDII Jember, menyampaikan komitmen penuh dari seluruh pemuda untuk mengawal program strategis organisasi. Komitmen tersebut berpusat pada program jangka panjang LDII, yaitu Trisukses Generasi Penerus.

Rio dan jajarannya sangat optimis bahwa komitmen ini akan membawa Pemuda LDII Jember menuju Generasi Emas 2045. Hal ini sejalan dengan apa yang selalu ditekankan oleh Akhmad Malik:

“Kami (Pemuda LDII) berkomitmen penuh terhadap program Trisukses LDII, yaitu Alim dan Fakih (paham ilmu agama), berilmu (menguasai IPTEK), dan memiliki kemandirian (ekonomi). Selain itu, kami akan terus mengedepankan enam sifat luhur (rukun, kompak, kerja sama yang baik, jujur, amanah, dan hidup hemat) dalam setiap kegiatan, sesuai harapan Bapak Ketua Malik,” tegas Rio.

Komitmen ini diwujudkan melalui aksi nyata, seperti kegiatan kepemudaan yang fokus pada ketertiban ibadah, kedisiplinan, penguasaan ilmu, serta pembentukan karakter kebangsaan, salah satunya melalui kegiatan pengibaran bendera di alam terbuka.

Strategi Kaderisasi LDII Jember di Bawah Akhmad Malik

Di bawah kepemimpinan Akhmad Malik, LDII Jember menjalankan program kaderisasi yang bertujuan mencetak SDM Profesional-Religius. Visi ini diwujudkan melalui perpaduan antara kecakapan ilmu agama (Alim-Fakih) dan keterampilan profesional-global.

Malik menekankan tiga pilar utama dalam pembinaan kader pemuda:

  • Penguatan Iman dan Takwa: Melalui pengajian intensif yang memastikan setiap kader memahami ilmu agama secara mendalam sebagai landasan moral.
  • Kemandirian dan Keterampilan: Mendorong pemuda menguasai Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK), kewirausahaan, serta keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri di Jember.
  • Karakter Kebangsaan: Membekali kader dengan pemahaman wawasan kebangsaan yang kuat dan menerapkan 29 Karakter Luhur LDII, menjadikan mereka warga negara yang baik dan kontributif.

Tantangan dan Solusi Inovatif

  • Distraksi Digital; solusinya mengubah tantangan menjadi peluang melalui program Dakwah dan pelatihan literasi digital, menjadikan pemuda LDII pionir dalam konten positif.
  • Kesenjangan Keterampilan; solusinya menggelar Pekan Olahraga Daerah (POD) dan berbagai pelatihan soft skill dan hard skill untuk mendorong gaya hidup sehat dan daya saing.
  • Potensi Radikalisme; solusinya Penanaman pemahaman keagamaan yang moderat (moderasi beragama) dan penekanan pada ketaatan terhadap Pancasila dan NKRI.

Akhmad Malik menegaskan bahwa keberhasilan kaderisasi bukan hanya diukur dari banyaknya jumlah, tetapi dari kontribusi nyata para pemuda di lingkungan masing-masing.

Kesiapan Musda LDII Jember dan Harapan Pemimpin

Musda LDII Kabupaten Jember, yang dijadwalkan pada 22-23 Oktober 2025 di Pendopo Wahyawibawagraha, telah memasuki tahap akhir persiapan. Acara ini akan menjadi forum tertinggi di tingkat kabupaten untuk mengevaluasi program kerja dan merumuskan strategi pengabdian LDII Jember untuk lima tahun ke depan. Hal tersebut menjadi sangat relevan dengan Musda LDII Jember yang mengambil tema “Penguatan SDM Profesional Religius dan Kontribusi LDII Mewujudkan Jember Baru Jember Maju.”

Kesiapan Pengurus DPD LDII Jember

Pengurus telah menyiapkan seluruh kebutuhan Musda, mulai dari perangkat organisasi hingga materi persidangan. Fokus utama persiapan meliputi:

  1. Materi Strategis: Penyusunan Rencana Kerja (Renja) yang berlandaskan Delapan Klaster Pengabdian LDII (Kebangsaan, Dakwah, Pendidikan, Ekonomi Syariah, Lingkungan, Pertanian, Kesehatan, dan Teknologi).
  2. Partisipasi Delegasi: Konsolidasi intensif dengan seluruh Pimpinan Cabang (PC) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Jember untuk memastikan semua aspirasi di tingkat bawah terserap dalam program kerja baru.
  3. Koordinasi Lintas Sektor: Menyiapkan perangkat logistik dan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Jember untuk menjamin kelancaran dan keamanan acara.

Tanggapan Ketua DPW LDII Jawa Timur, KH. Amrodji Konawi

Ketua DPW LDII Jawa Timur, KH. Moch. Amrodji Konawi, menyambut baik gelaran Musda di Jember. Beliau secara umum menekankan pentingnya organisasi di tingkat daerah untuk mampu menyusun program yang adaptif dan fokus pada kualitas.

Meskipun secara spesifik Musda Jember adalah agenda DPD, pesan KH Amrodji Konawi yang relevan bagi seluruh Musda di Jawa Timur adalah:

“Setiap Musda harus menghasilkan kepengurusan yang mampu menempatkan seseorang sesuai dengan tempat dan porsinya (profesionalitas). Jangan sampai asal menempatkan orang tanpa melihat kemampuan yang dimiliki. Tujuannya agar LDII di daerah bisa berkarya dan berkembang secara maksimal.”

Beliau juga mengingatkan pentingnya ketaatan kepada ulama dan pemimpin organisasi, serta perlunya komunikasi yang harmonis antara pengurus daerah dengan pemerintah setempat dan DPW.

Pesan dan Harapan Bupati Jember

Mengingat Musda dilaksanakan di Pendopo Kabupaten, Bupati Jember memberikan apresiasi tinggi. Pesan yang diharapkan adalah sinergi yang lebih erat:

“Musda LDII Jember ini harus menghasilkan program yang sejalan dengan cita-cita Jember Emas. Kami mengapresiasi peran LDII yang aktif dalam mencetak generasi muda yang jauh dari narkoba dan memiliki semangat gotong royong. Kami berharap Musda ini memperkuat komitmen LDII menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Jember dalam pembangunan sosial, keagamaan, dan ekonomi daerah.”

Musda LDII Jember 2025 bukan sekadar ritual organisasi, melainkan penentu langkah untuk mengarahkan potensi besar pemuda LDII menjadi kontributor utama bagi kemajuan Jember.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *