Lepas Puluhan Jamaah Haji 2026, Ketua LDII Jember: Jaga Akhlak dan Raih Kemuliaan di Tanah Suci

0
ldiijember-pelepasan-jamaah-haji1447H2

JEMBER (4 Mei 2026) – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Jember melepas puluhan warganya yang akan berangkat menunaikan ibadah haji tahun 1447 H / 2026 M. Acara pelepasan yang berlangsung khidmat ini digelar di Aula DPD LDII Kabupaten Jember pada Senin pagi. Jamaah diberangkatan dari Masjid Al-Manshurin Patrang, Jember dengan bus pariwisata untuk berkumpul dengan jamaah lainnya di KBIH Sidoarjo dan selanjutnya bersama menuju Asrama Haji Sukolilo.

Ibadah haji merupakan rukun Islam kelima yang diwajibkan bagi setiap Muslim yang memiliki kemampuan secara fisik maupun finansial. Kewajiban suci ini ditegaskan Allah SWT dalam Al-Qur’an Surah Ali ‘Imran ayat 97 dan Surah Al-Hajj ayat 27, yang berbunyi: “…walillahi ‘alan-nasi hijjul-baiti manistata’a ilaihi sabila” (mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu bagi orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah).

Ketua DPD LDII Kabupaten Jember, H. Akhmad Malik Afandi, S.P., M.M., secara simbolis melepas keberangkatan para jamaah. Di antara puluhan calon haji tersebut, tampak hadir Sutanto (Pembina LDII Jember) dan Ketua LDII PC Sumbersari, Edy beserta istri yang turut menjadi bagian dari rombongan tamu Allah tahun ini.

Dalam sambutannya, H. Akhmad Malik Afandi menekankan pentingnya meluruskan niat dan menjaga stamina selama di Tanah Suci.

“Menjadi tamu Allah adalah sebuah kemuliaan besar. Oleh karena itu, laksanakan ibadah dengan sungguh-sungguh, ikuti seluruh arahan petugas, jaga kesehatan, dan perkuat niat hanya untuk beribadah kepada Allah SWT,” pesan Malik.

Beliau juga menitipkan pesan agar para jamaah senantiasa menjaga kekompakan dan saling tolong-menolong antar sesama. Mengingat para jamaah adalah duta bangsa, Malik berharap mereka menunjukkan akhlakul karimah (budi pekerti luhur) selama berinteraksi dengan jamaah dari negara lain.

Poin Utama Pesan Ketua DPD LDII Jember:

  • Fokus Ibadah: Mengutamakan kekhusyukan dan kepatuhan pada aturan penyelenggara haji.
  • Solidaritas: Memperkuat kerja sama dan kepedulian antar jamaah di lapangan.
  • Representasi Bangsa: Menjaga nama baik daerah Jember dan bangsa Indonesia melalui perilaku yang santun.
  • Harapan Mabrur: Mendoakan agar seluruh jamaah kembali dengan predikat haji mabrur yang membawa keberkahan bagi lingkungan sekitar.

Acara diakhiri dengan doa bersama yang penuh haru. Keluarga jamaah yang hadir turut memberikan dukungan moral, menciptakan suasana kekeluargaan yang erat. Pelepasan ini menjadi bukti nyata komitmen DPD LDII Jember dalam mendampingi warga dalam menjalankan kewajiban agama, sekaligus memotivasi generasi muda untuk terus menanamkan nilai-nilai religius dalam kehidupan sehari-hari.

Pembekalan Intensif Melalui Manasik Haji

Kunci utama kemandirian jamaah dalam beribadah terletak pada bimbingan yang diberikan oleh Pembina Haji dan Umroh DPD LDII Jember, Ustadz Djuremi. Secara berkala, beliau memimpin pelaksanaan manasik haji yang dirancang khusus agar jamaah tidak hanya sekadar menghafal doa, tetapi memahami hakikat dari setiap prosesi.

  • Penguasaan Rukun dan Wajib Haji: Ustadz Djuremi menekankan detail tata cara thawaf, sa’i, hingga mabit di Muzdalifah dan Mina. Bimbingan dilakukan secara teori di aula maupun praktik langsung untuk mensimulasikan kondisi di lapangan.
  • Kemandirian Ibadah: Melalui manasik ini, jamaah dibekali ilmu agar tetap bisa menjalankan ibadah dengan benar meskipun dalam kondisi kerumunan padat atau jika terpisah dari rombongan.
  • Pendalaman Makna: Selain teknis, Ustadz Djuremi rutin memberikan siraman rohani untuk memperkuat kesabaran dan keikhlasan, mengingat tantangan fisik yang berat selama di Arab Saudi.

Peran Strategis Koordinator Jamaah

Di sisi manajerial, Sutanto memegang peran krusial sebagai koordinator jamaah. Sebagai sosok senior sekaligus Pembina LDII Jember, beliau memastikan aspek koordinasi antar jamaah berjalan lancar sebelum menginjakkan kaki di Baitullah.

  • Manajemen Kelompok: Sutanto bertindak sebagai jembatan komunikasi antara jamaah dan pengurus DPD LDII Jember. Ia memastikan seluruh dokumen, kelengkapan atribut, hingga informasi jadwal keberangkatan terdistribusi dengan baik.
  • Membangun Jiwa Korsa: Sebagai koordinator, beliau aktif mendorong semangat saling membantu (ta’awun). Hal ini penting agar jamaah yang lebih muda atau sehat secara fisik dapat sigap membantu jamaah lansia dalam rombongan.
  • Kesiapan Logistik dan Kesehatan: Sutanto juga rutin mengingatkan jamaah untuk menjaga pola makan dan rutin berolahraga ringan jauh sebelum hari keberangkatan, mengikuti saran medis dan arahan dari organisasi.

Wujud Kemandirian dan Ketakwaan

Dengan bekal ilmu yang mumpuni dari Ustadz Djuremi serta pengorganisasian yang rapi di bawah koordinasi Sutanto, jamaah haji LDII Jember diharapkan mampu menjalani ibadah secara mandiri, tertib, dan sesuai tuntunan syariat.

Persiapan yang matang ini bukan hanya bertujuan demi kenyamanan pribadi, tetapi agar setiap jamaah dapat fokus sepenuhnya untuk meraih predikat Haji Mabrur tanpa terkendala oleh ketidaktahuan teknis di lapangan. Dengan kerja sama yang solid, rombongan ini siap menjadi teladan bagi jamaah lainnya di Tanah Suci.

Bergabung dengan KBIH Sofa Marwa Sidoarjo

Untuk memantapkan pelaksanaan ibadah di Tanah Suci, puluhan jamaah haji LDII Jember ini dijadwalkan bergabung dalam kelompok terbang (kloter) yang dikoordinasikan melalui KBIH Sofa Marwa Sidoarjo. Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat pendampingan bagi jamaah selama menjalani rangkaian rukun dan wajib haji di Mekah maupun Madinah.

Sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan, rombongan akan bertolak menuju Tanah Suci pada Rabu, 6 Mei 2026, melalui Bandara Internasional Juanda, Surabaya. Keberangkatan ini menjadi momen yang sangat dinantikan setelah melalui rangkaian panjang persiapan fisik dan mental di daerah.

Keluarga besar DPD LDII Kabupaten Jember beserta seluruh kerabat turut melepas dengan iringan doa:

“Semoga dalam perjalanannya Allah SWT senantiasa memberikan kemudahan, kesehatan yang prima, serta kelancaran dalam setiap tahapan ibadah. Semoga seluruh jamaah dapat kembali ke tanah air dengan selamat dan membawa predikat Haji Mabrur, yang mana tidak ada balasan bagi haji mabrur kecuali Surga.”

Selamat jalan tamu-tamu Allah, selamat menunaikan ibadah haji 2026.

Berita terkait: Penuh Haru, Bupati Gus Fawait Lepas 2.956 Calon Jemaah Haji Kabupaten Jember Tahun 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *