LDII Jember Serukan Gerakan Membaca Al-Qur’an 3 Ayat, 220 Set Al-Qur’an Gratis Ludes dalam Dua Jam
JEMBER – Ada pemandangan berbeda di tengah keramaian Alun-Alun Kabupaten Jember pada Minggu (1/11/2026). Di antara ribuan warga yang memanfaatkan hari libur untuk berolahraga dan bersantai bersama keluarga, sebuah stan menarik perhatian pengunjung dengan tulisan mencolok: “Cukup Baca 3 Ayat, Dapat Al-Qur’an GRATIS.”Kegiatan yang digagas DPD LDII Kabupaten Jember ini mengusung tema “Satu Al-Qur’an, Jutaan Kebaikan”.

Program tersebut mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat yang melintas di kawasan Alun-Alun Jember.Ketua DPD LDII Kabupaten Jember, H. Akhmad Malik Afandi, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menggugah semangat masyarakat muslim agar semakin mencintai Al-Qur’an dan membiasakan diri membacanya setiap hari, minimal tiga ayat.
“Melalui gerakan sederhana ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk membangun kebiasaan membaca Al-Qur’an. Tidak harus langsung banyak, tetapi dimulai dari tiga ayat setiap hari dan dilakukan secara istiqamah,” tutur Malik.
Ia menambahkan, membaca Al-Qur’an merupakan amalan yang memiliki keutamaan luar biasa. Setiap huruf yang dibaca bernilai sepuluh kebaikan dari Allah SWT. Selain itu, membaca Al-Qur’an juga menjadi salah satu bentuk komunikasi spiritual seorang hamba dengan Allah SWT.

Malik juga mengingatkan pentingnya membangun kedekatan generasi muda dengan Al-Qur’an di tengah pesatnya perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
“Jangan sampai generasi muda kita lebih banyak menghabiskan waktu dengan HP dan berselancar di dunia digital, tetapi justru semakin jauh dari Al-Qur’an. Teknologi harus kita manfaatkan secara positif, tanpa meninggalkan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup,” tambahnya.

Delapan Guru Pondok Pesantren Terlibat
Antusiasme masyarakat terlihat dari beragam kalangan yang mengikuti kegiatan ini. Tidak hanya masyarakat umum, sejumlah anggota Satpol PP dan aparat kepolisian juga turut berpartisipasi membaca tiga ayat Al-Qur’an untuk mendapatkan mushaf secara gratis.Untuk memastikan bacaan peserta, panitia melibatkan delapan orang guru dari Pondok Pesantren Al-Manshurin Patrang sebagai tim penyimak bacaan calon penerima Al-Qur’an.
Selain membagikan mushaf, panitia juga memberikan edukasi agar Al-Qur’an yang diterima benar-benar dibaca dan diamalkan, bukan sekadar disimpan atau dipajang di lemari.
“Kami ingin Al-Qur’an ini menjadi teman sehari-hari masyarakat. Harapan kami, setelah menerima Al-Qur’an gratis, mereka semakin rajin membacanya dan menjadikannya sebagai pedoman dalam kehidupan,” jelas Malik.

220 Set Al-Qur’an Habis dalam Dua Jam
Kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih dua jam tersebut berhasil membagikan seluruh 220 set Al-Qur’an yang telah disiapkan panitia.
Capaian ini menjadi bukti bahwa ajakan sederhana untuk membaca Al-Qur’an mendapat respons positif dari masyarakat.Ke depan, DPD LDII Kabupaten Jember berencana mengembangkan kegiatan serupa di sejumlah wilayah lain, seperti Alun-Alun Ambulu, Tanggul, Kalisat, dan beberapa kecamatan lainnya.
Menurut Malik, gerakan ini merupakan bagian dari upaya dakwah melalui tindakan nyata atau amar ma’ruf bil hal, yakni mengajak masyarakat kepada kebaikan melalui kegiatan yang langsung dirasakan manfaatnya.
“Insyaallah, kegiatan ini akan kami lanjutkan di beberapa wilayah lain. Kami ingin semakin banyak masyarakat yang memiliki Al-Qur’an, semakin rajin membacanya, dan semakin dekat dengan Allah SWT,” pungkas Malik, yang juga merupakan pengurus Forum Pondok Pesantren Kabupaten Jember.
Melalui gerakan “Membaca Tiga Ayat, Gratis Al-Qur’an”, LDII Jember berharap tumbuh kebiasaan positif di tengah masyarakat: memulai kebaikan dari hal sederhana, dilakukan secara konsisten, dan membawa manfaat yang luas.