Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Bupati Gus Fawait Serahkan “Kado Istimewa” Capaian Prestasi dan Beasiswa
JEMBER, 23 Oktober 2026
Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kabupaten Jember, Jawa Timur, berlangsung khidmat dan penuh rasa syukur. Ribuan santri dari berbagai pondok pesantren memenuhi Alun-Alun Jember pada Kamis (22/10/2026) untuk mengikuti Apel Hari Santri yang dipimpin langsung oleh Bupati Jember, Gus Fawait, selaku pembina upacara.
Dalam amanatnya, Bupati Gus Fawait menyampaikan bahwa momen Hari Santri tahun ini terasa sangat istimewa karena dirangkaikan dengan penyampaian sejumlah kado prestasi serta program unggulan bagi masyarakat Jember.
Prestasi Penurunan Kemiskinan Tertinggi di Jawa Timur
Gus Fawait mengungkapkan bahwa Kabupaten Jember sukses menorehkan prestasi membanggakan sebagai daerah dengan angka penurunan kemiskinan terbesar di tingkat Provinsi Jawa Timur.
“Ini prestasi bagi Kabupaten Jember, prestasi bagi seluruh elemen Kabupaten Jember dan seluruh masyarakat di Kabupaten Jember,” ujar Gus Fawait di hadapan ribuan peserta apel.
Ia menambahkan bahwa penghargaan yang diterima menjadi vitamin penyemangat bagi jajaran pemerintah daerah untuk terus mempertahankan dan meningkatkan tren penurunan kemiskinan secara signifikan di masa mendatang.
Kado Beasiswa “Cinta Bergema” Terbanyak se-Indonesia
Selain pengentasan kemiskinan, Pemerintah Kabupaten Jember memberikan kado istimewa di bidang pendidikan melalui alokasi program Beasiswa Cinta Bergema. Gus Fawait mengklaim bahwa Jember kini mencatatkan rekor sebagai kabupaten penyalur program beasiswa terbanyak se-Indonesia, yaitu mencapai lebih dari 11 ribu penerima.
Bantuan dana pendidikan tersebut disalurkan khusus bagi putra-putri daerah agar dapat menempuh pendidikan tinggi di berbagai perguruan tinggi di seluruh penjuru Tanah Air, dengan alokasi khusus yang mencakup kalangan santri.
Menutup pidatonya, Bupati Jember menyampaikan ucapan selamat Hari Santri Nasional kepada seluruh santri di Jember, pelosok Nusantara, hingga yang sedang menuntut ilmu di kancah internasional.
Dukungan Elemen Pesantren dan Ormas Islam
Kemeriahan dan kekhidmatan Apel Hari Santri 2026 turut didukung oleh keikutsertaan berbagai pondok pesantren dan organisasi kemasyarakatan di Jember:
- Pondok Pesantren Al-Manshurin Jember: Sebanyak 70 santri ditugaskan khusus untuk mengikuti apel di Alun-Alun Jember. Ketua Pengurus Pondok, KH. Budi Santoso, secara resmi melepas para santri dan menyampaikan pesan mendalam:
“Hari Santri adalah momentum untuk meneladani semangat perjuangan para ulama dan pendahulu dalam menjaga keutuhan NKRI. Kami berharap para santri dapat terus belajar dengan tekun, menjaga akhlakul karimah, serta siap berkontribusi aktif bagi kemajuan bangsa dan daerah, khususnya Kabupaten Jember.”
- DPD LDII Kabupaten Jember: Ketua DPD LDII Jember, H. Akhmad Malik Afandi, S.P., M.M., memberikan apresiasi tinggi atas kepemimpinan Bupati Gus Fawait serta perhatian besarnya terhadap dunia pesantren dan pendidikan:
“Kami sangat mengapresiasi kado istimewa berupa Beasiswa Cinta Bergema dan pencapaian penurunan kemiskinan di Jember. Santri hari ini tidak hanya dituntut menguasai ilmu agama, tetapi juga ilmu pengetahuan dan teknologi. Dukungan nyata dari Pemkab Jember ini menjadi dorongan besar bagi santri untuk terus berprestasi dan menjadi generasi penerus bangsa yang unggul, religius, dan berdaya saing.”

Kesiapan Santri Al-Manshurin dan Perjalanan Menuju Alun-Alun Jember
Keterlibatan 70 santri Pondok Pesantren Al-Manshurin, Patrang, Jember, dalam perhelatan ini disiapkan dengan matang. Seorang Guru Pondok Pesantren Al-Manshurin, Ustadz Arga, menyampaikan bahwa para santri telah melakukan serangkaian persiapan fisik maupun kedisiplinan jauh-jauh hari agar dapat mengikuti jalannya apel dengan penuh khidmat.
“Para santri sangat antusias sejak tahap persiapan. Kami memastikan kendaraan siap, kondisi fisik, kerapian, hingga pemahaman nilai-nilai Hari Santri benar-benar tertanam, sehingga mereka dapat menjadi representasi santri yang tertib, santun, dan bersemangat di Alun-Alun Jember,” jelas Ustadz Arga.
Rombongan santri diberangkatkan secara terorganisir dari Kompleks PP Al-Manshurin yang berlokasi di Kecamatan Patrang menuju lokasi utama di Alun-Alun Jember. Menggunakan armada transportasi yang telah disiapkan pengurus. Usai seluruh rangkaian Apel Hari Santri selesai, proses penjemputan dan pemulangan santri kembali ke pondok berjalan lancar, aman, dan tertib berkat koordinasi yang sigap antara pengurus pondok dan panitia pelaksana.

Kesan dan Harapan Para Santri
Keikutsertaan dalam Apel Hari Santri Nasional 2026 memberikan kesan mendalam bagi para santri PP Al-Manshurin yang hadir langsung di lokasi:
- Akbar (Santri Putra):
“Saya merasa sangat bangga dan terharu bisa berdiri di Alun-Alun Jember bersama ribuan santri lainnya. Apalagi saat mendengar pesan Bupati tentang program beasiswa untuk santri, ini membuat kami semakin bersemangat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi tanpa ragu.”
- Laila (Santri Putri):
“Suasananya sangat khidmat dan membakar semangat. Momen ini mengingatkan kami bahwa santri punya peran besar untuk bangsa. Kami berterima kasih kepada para ustadz yang sudah membimbing dan memfasilitasi keberangkatan kami hari ini.”