Dukung Polres Jember, Pemuda LDII Saksikan Pemusnahan Ribuan Barang Bukti Ilegal di Alun-Alun

0
ldiijember-pemusnahanBB-polres-jember-2602262

JEMBER – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Jember menegaskan komitmennya dalam mendukung penegakan hukum dan menjaga ketertiban masyarakat. Hal ini ditunjukkan dengan kehadiran perwakilan Pemuda LDII dalam acara pemusnahan barang bukti miras, narkotika, okerbaya, dan knalpot brong yang digelar Polres Jember di Alun-Alun Jember, Kamis (26/2/2026).

Ketua DPD LDII Jember, H. Akhmad Malik, secara khusus mengutus Sidik dan Krisna dari unsur pemuda LDII, untuk menghadiri kegiatan yang juga dihadiri oleh jajaran Forkopimda, tokoh agama, dan tokoh masyarakat tersebut.

Komitmen Menciptakan Generasi Sehat

H. Akhmad Malik menyampaikan bahwa kehadiran LDII dalam agenda ini merupakan bentuk dukungan moral terhadap kepolisian dalam memberantas penyakit masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi langkah tegas Polres Jember. Masalah miras dan narkotika bukan hanya persoalan hukum, tapi ancaman serius bagi masa depan generasi muda. LDII berkomitmen untuk terus membina umat agar menjauhi barang-haram tersebut demi mewujudkan Jember yang religius dan aman,” ujar Malik.

Suara Pemuda: Ketenangan Adalah Hak Warga

Sementara itu, Sidik yang hadir langsung di lokasi pemusnahan, mengaku terkesan dengan transparansi dan ketegasan aparat dalam memusnahkan ribuan barang bukti tersebut, termasuk knalpot brong yang sering dikeluhkan warga.

“Melihat langsung pemusnahan ini memberikan rasa tenang bagi kami di elemen pemuda. Terutama knalpot brong yang selama ini mengganggu kenyamanan publik. Kami siap bersinergi dengan kepolisian untuk mensosialisasi bahaya okerbaya dan pentingnya tertib lalu lintas kepada rekan-rekan muda di lingkungan LDII maupun masyarakat luas,” ungkap Sidik.

Sinergi untuk Kondusivitas Wilayah

Dalam sambutannya, Kapolres Jember menegaskan bahwa pemusnahan ini adalah bukti keseriusan Polri dalam memberantas peredaran barang ilegal tanpa izin. Ia mengajak seluruh elemen, termasuk organisasi kemasyarakatan seperti LDII, untuk menjadi “mata dan telinga” kepolisian di tingkat akar rumput.

LDII Jember berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara berkelanjutan untuk menekan angka kriminalitas serta menciptakan suasana lingkungan yang lebih sehat dan beradab di Kabupaten Jember.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *