Jelang Idul Adha 2026: DPW LDII Jatim Gandeng Dinas Peternakan Gelar Sosialisasi Juleha dan Manajemen Kurban Profesional
SURABAYA – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H / 2026 M, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Jawa Timur mengambil langkah proaktif untuk memastikan ibadah kurban di masyarakat berjalan sesuai syariat Islam dan standar kesehatan modern. Bekerja sama dengan Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur, DPW LDII Jatim siap menggelar Sosialisasi Juru Sembelih Halal (Juleha) dan Manajemen Qurban pada Sabtu, 23 Mei 2026.
Acara berskala regional ini akan dipusatkan secara hybrid (kombinasi daring dan luring) dari Gedung Serbaguna (GSG) Sabilurrosyidin, Gayungan, Surabaya. Kegiatan ini akan diikuti oleh seluruh jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII dari 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur, serta ratusan juru sembelih perwakilan dari warga LDII di seluruh pelosok Jawa Timur.
Hadir sebagai keynote speaker (pembicara utama) adalah Kepala Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Provinsi Jawa Timur, yang akan mengupas tuntas mengenai urgensi sertifikasi halal dan standardisasi penyembelihan hewan di era regulasi jaminan produk halal saat ini.
Edukasi Komprehensif dari Hulu ke Hilir
Sosialisasi ini dirancang secara mendalam untuk memberikan pemahaman menyeluruh kepada para panitia kurban. Materi yang akan dibedah secara gamblang meliputi:
- Pemilihan dan Kesehatan Hewan Kurban: Dikupas tuntas oleh Forum Komunikasi Kesehatan Islam (FKKI), meliputi pemenuhan syarat sah secara syar’i serta deteksi dini kesehatan fisik hewan agar bebas dari penyakit penular.
- Standardisasi Juru Sembelih Halal (Juleha): Pengenalan aspek teknis menyembelih yang cepat, tepat, dan memenuhi kaidah Asuh (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal) oleh praktisi Juleha Jawa Timur.
- Manajemen Kurban Modern: Penerapan higienitas proses pengulitan, pencacahan, hingga distribusi daging yang ramah lingkungan dan minim kontaminasi.

DPD LDII Jember Siap Ambil Peran dan Kirim Utusan
Kegiatan strategis ini mendapat sambutan hangat di tingkat daerah. Ketua DPD LDII Kabupaten Jember, H. Akhmad Malik Afandi, S.P. M.M. memberikan apresiasi tinggi dan menegaskan kesiapan kadernya untuk menyerap ilmu tersebut demi kemaslahatan masyarakat Jember.
“Kami di Jember sangat menyambut baik dan siap menyukseskan agenda penting ini. Idul Adha bukan sekadar ritual tahunan, melainkan sebuah bentuk pelayanan ibadah kepada umat yang harus dipertanggungjawabkan kehalalan dan kebersihannya,” ujar Malik.
Beliau menambahkan bahwa DPD LDII Jember selain akan mengirimkan utusan juru sembelih lokal juga akan mengikuti mengikuti sosialisasi ini secara online berasama pengurus DPD LDII dan juru sembelih local Jember. “Ilmu manajemen kurban dan standardisasi Juleha ini akan langsung kami replikasi dan sosialisasikan kembali ke seluruh PC (Pimpinan Cabang) dan PAC (Pimpinan Anak Cabang) di wilayah Jember. Target kami, seluruh titik penyembelihan kurban di bawah naungan LDII Jember tahun 2026 ini mampu menerapkan best practice, hewan diperlakukan dengan ihsan, dagingnya halal, thayyib, dan higienis,” tegasnya.
Melalui sinergi antara ulama, umara (Dinas Peternakan & BPJPH), serta praktisi lapangan, DPW LDII Jawa Timur berharap pelaksanaan ibadah kurban tahun 2026 di seluruh wilayah Jawa Timur dapat menjadi role model manajemen kurban yang profesional, berkah, dan menenteramkan hati masyarakat.