LDII Jember Audiensi Dengan PJS Bupati: Siap Jaga Umat Tetap Rukun di Pilkada 2024
Dalam upaya memperkuat sinergi antara organisasi keagamaan dan pemerintah daerah, Pengurus DPD LDII Kabupaten Jember melakukan audiensi dengan Penjabat Sementara (PJS) Bupati Jember Imam Hidayat, S.Sos., M.M. Audiensi LDII tersebut disambut baik oleh Imam Hidayat di pendopo Wahyawibawagraha. Pengurus LDII dihadiri Ketua, Sekretaris, Bagian Pemuda dan Wanhat LDII. Sedangkan dari Pemkab Jember hadir Kepala Bakesbangpol, Asisten 2 dan PLT. Kabag Kesra.
Ketua DPD LDII Jember, Akhmad Malik Afandi menuturkan bahwa silaturrahim antara ulama dan umaro sangat diperlukan dalam menjaga kondusifitas dan keamanan wilayah apalagi tidak lama lagi Jember akan mengadakan pilkada, maka silaturrahim semacam harus sering dilakukan antar komponen bangsa. Karena dengan sering bertemu akan membawa persepsi yang sama bahwa jangan sampai pesta lima tahunan yaitu pilkada ini bisa mengganggu kerukunan dan kekompakan anatar warga masyarakat yang sudah terjalin cukup lama.
Malik juga menambahkan bahwa dalam pilihan kita boleh berbeda pilihan tapi kita tetap bersaudara, maka LDII mendorong kepada semua komponen masyarakat untuk bersama sama menjaga pilkada dengan damai dan mengedepankan persatuan dan kesatuan bangsa.
Malik menegaskan bahwa LDII mengambil sikap netral aktif dalam pilkada. Netral artinya tidak terafiliasi dengan partai dan calon manapun tetapi aktif mendorong warganya untuk tidak golput dan bisa menyalurkan hak pilihnya sesuai dengan hati nuraninya serta tidak termakan provokasi yang bisa memecah belah kerukunan dan persatuan bangsa.
Dalam audiensi tersebut, Malik mengundang PJS Bupati untuk menjadi keynote speaker pada acara Rakorda DPD LDII kabupaten Jember yang akan dilaksanakan pada tanggal 26 Oktober 2024 di Aula Serbaguna DPD LDII Jember.
Imam Hidayat menyambut baik ajakan LDII dan menyatakan kesiapannya untuk mendukung kegiatan-kegiatan positif yang diselenggarakan oleh organisasi keagamaan serta mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh LDII dalam menjaga kerukunan umat beragama. “Kerjasama antara pemerintah dan organisasi masyarakat sangat penting dalam membangun daerah,” tegasnya.
Audiensi yang dilakukan oleh LDII dengan PJS Bupati Jember, yang salah satu agendanya adalah mengajak masyarakat untuk mewujudkan pemilu damai, merupakan langkah positif dalam membangun sinergi antara organisasi keagamaan dengan pemerintah daerah.
Beberapa poin penting yang dapat kita lihat dari audiensi ini:
- Komitmen terhadap Demokrasi: LDII menunjukkan komitmennya terhadap proses demokrasi di Indonesia, khususnya dalam pelaksanaan pemilu. Ajakan untuk mewujudkan pemilu damai ini sejalan dengan nilai-nilai demokrasi yang menjunjung tinggi toleransi, saling menghormati, dan menghindari konflik.
- Sinergi Pemerintah dan Ormas: Audiensi ini juga menggarisbawahi pentingnya sinergi antara pemerintah dan organisasi masyarakat, khususnya organisasi keagamaan. Kerja sama yang baik antara keduanya sangat diperlukan untuk menciptakan kondisi yang kondusif bagi pelaksanaan pemilu yang damai dan aman.
- Peran Tokoh Agama: Tokoh agama, dalam hal ini LDII, memiliki peran yang sangat strategis dalam membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kerukunan dan persatuan bangsa. Ajakan untuk mewujudkan pemilu damai yang disampaikan oleh LDII diharapkan dapat didengar dan diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat.
- Pentingnya Pendidikan Politik: Di balik ajakan untuk mewujudkan pemilu damai, terdapat pesan tersirat tentang pentingnya pendidikan politik bagi masyarakat. Dengan memahami proses demokrasi dan hak-hak serta kewajiban sebagai warga negara, diharapkan masyarakat dapat berpartisipasi dalam pemilu secara aktif dan bertanggung jawab.Implikasi dari Audiensi ini:
- Potensi untuk Mencegah Konflik: Audiensi ini memiliki potensi untuk mencegah terjadinya konflik atau kekerasan selama proses pemilu. Dengan adanya kesepakatan bersama antara pemerintah dan organisasi masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban, diharapkan pelaksanaan pemilu dapat berjalan dengan lancar.
- Penguatan Nilai-nilai Kebangsaan: Ajakan untuk mewujudkan pemilu damai juga dapat memperkuat nilai-nilai kebangsaan, seperti persatuan, kesatuan, dan toleransi.
- Meningkatkan Partisipasi Masyarakat: Harapannya, audiensi ini dapat mendorong masyarakat untuk lebih aktif berpartisipasi dalam proses demokrasi, baik sebagai pemilih maupun sebagai pengawas pemilu.
- Kesimpulan: Audiensi LDII dengan Bupati Jember merupakan langkah positif dalam upaya menciptakan pemilu damai di Indonesia. Semoga kerjasama antara pemerintah dan organisasi masyarakat dapat terus ditingkatkan demi mewujudkan Indonesia yang aman, damai, dan sejahtera.