Kala Nasionalisme dan Religi Menyatu: Momen Hangat Menko AHY Buka Puasa Bersama Ribuan Warga LDII
JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), memberikan kuliah umum sekaligus menghadiri acara santunan anak yatim dan buka puasa bersama di Pondok Pesantren (Ponpes) Minhajurrosyidin, Jakarta Timur, Rabu (5/3).
Kehadiran Menko AHY disambut hangat oleh ribuan warga Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Dalam kunjungannya, AHY menekankan pentingnya sinergi antara pendidikan agama dan semangat kebangsaan untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.
Pesan Kebangsaan Menko AHY
Dalam orasi ilmiahnya, AHY menyampaikan apresiasi mendalam atas peran aktif LDII dalam pembangunan sumber daya manusia. Beliau menegaskan bahwa pondasi bangsa tidak hanya dibangun melalui infrastruktur fisik, tetapi juga kekuatan karakter masyarakatnya.
“Meskipun Indonesia memiliki kekayaan alam yang melimpah, kemajuan bangsa tetap sangat ditentukan oleh kualitas manusia yang dimilikinya. Saya menilai LDII memiliki rekam jejak yang kuat dalam pengembangan pendidikan serta kegiatan sosial kemasyarakatan yang memberikan kontribusi bagi bangsa,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat, terutama di bulan suci Ramadan. Menurutnya, hubungan yang baik antara ulama dan umaro menjadi kunci dalam mencari solusi atas berbagai persoalan bangsa sekaligus menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
“Saya rasa banyak hal yang bisa kita lakukan bersama-sama, karena Indonesia negara besar, negara yang sangat majemuk. Dunia saat ini sedang tidak baik-baik saja, apa yang terjadi di Timur Tengah sungguh mencekam dan membuat kita semua harus lebih bersyukur, Indonesia dalam keadaan yang damai, tapi tidak boleh dianggap itu akan terjadi selamanya,” tambahnya.

Menko AHY mengapresiasi peran LDII dalam menyampaikan dakwah Islam yang kokoh dalam syariat namun tetap selaras dengan nilai-nilai kebangsaan. “Perpaduan antara nilai keislaman dan nasionalisme menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang religius, berkarakter, sekaligus memiliki semangat patriotisme,” ujar AHY.
Lebih lanjut, AHY berpesan agar warga LDII terus menjadi agen perubahan yang inklusif. Beliau berharap Ponpes Minhajurrosyidin terus mencetak lulusan yang tidak hanya menguasai ilmu agama (tafaqquh fiddin), tetapi juga memiliki kemandirian ekonomi dan kepedulian sosial yang tinggi.
Sambutan Ketua Umum DPP LDII
Ketua Umum DPP LDII, KH. Chriswanto Santoso, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Menko AHY. yang dinilai mampu memberikan motivasi bagi para santri, “Kami berharap kehadiran ini dapat memberikan semangat dan memicu para santri, untuk terus berkembang menjadi pribadi yang memiliki pengabdian dan kontribusi bagi bangsa dan negara,” lanjutnya.
Ia berharap kehadiran tokoh nasional tersebut dapat memacu semangat LDII untuk terus berkembang serta memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara. “Kami adalah kekuatan sosial, maka harus ada sinergi dengan kekuatan otoritas, Pak Menko ini pemegang kekuatan otoritas. Saya berharap sinergisitas ini menjadi kekuatan yang luar biasa dalam rangka, satu menjaga keutuhan bangsa. Dua, membangun bangsa ke depan. Dan yang ketiga, untuk bertahan menjadi Indonesia is the best,” ungkapnya.
Beliau menegaskan bahwa LDII berkomitmen penuh untuk mendukung program pemerintah melalui 8 Klaster Kontribusi LDII untuk Bangsa.
“Kehadiran Mas Menko AHY memberikan motivasi besar bagi santri dan warga kami. Kami di LDII meyakini bahwa profesionalisme tanpa religiusitas akan kehilangan arah, sedangkan religiusitas tanpa profesionalisme akan sulit bersaing. Kami terus berupaya mencetak manusia yang memiliki ‘Tri Sukses’ (alim-faqih, berakhlakul karimah, dan mandiri),” ungkap KH. Chriswanto.
Apresiasi Ketua DPD LDII Kabupaten Jember
Kehadiran dan arahan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Ponpes Minhajurrosyidin Jakarta, Ketua DPD LDII Kabupaten Jember, H. Akhmad Malik Afandi, S.P., M.M. menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya.
H. Akhmad Malik menyatakan bahwa pesan Menko AHY mengenai perpaduan nilai keislaman dan nasionalisme menjadi penyemangat bagi pengurus LDII di tingkat daerah, khususnya di Jember.
“Kami di daerah merasa sangat bangga dan termotivasi atas apresiasi yang diberikan Menko AHY kepada LDII. Pesan beliau tentang kolaborasi antara religiusitas dan patriotisme adalah nafas yang juga kami emban di Kabupaten Jember,” ujar Malik.
Lebih lanjut, Ketua DPD LDII Jember menekankan beberapa poin penting:
- Penyelarasan Program Daerah: LDII Jember berkomitmen untuk terus menyelaraskan program pengembangan SDM di pondok-pondok pesantren wilayah Jember dengan visi pemerintah dalam mencetak generasi emas yang berkarakter.
- Penguatan Sosial: Sebagaimana kegiatan santunan dan pembagian sembako di pusat, LDII Jember juga terus menggalakkan aksi sosial kemasyarakatan sebagai bentuk nyata pengabdian kepada warga Jember.
- Infrastruktur dan SDM: Selaras dengan bidang yang dipimpin Menko AHY, LDII Jember memandang bahwa pembangunan infrastruktur fisik di daerah harus diimbangi dengan pembangunan mental-spiritual agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat.
“Kehadiran tokoh nasional seperti Mas Menko AHY di tengah-tengah warga LDII membuktikan bahwa kontribusi kami diakui secara nasional. Ini menjadi mandat bagi kami di Jember untuk terus berbuat lebih banyak bagi bangsa dan negara,” tutupnya.
alhamdulillah jember semakin baru dan maju dan selalu bersinergitas