Ketua LDII Jember Apresiasi Peluncuran Mobil Cinta, Dinilai Wujud Nyata Pelayanan kepada Masyarakat

0
IMG-20261011-WA0000

JEMBER – Ketua DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Jember, Akhmad Malik Afandi, mengapresiasi peluncuran program Mobil Cinta yang digagas Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Muhammad Fawait. Program ini dinilai sebagai inovasi pelayanan publik yang mengedepankan kepentingan masyarakat, khususnya pasien kurang mampu yang membutuhkan bantuan transportasi setelah menjalani pelayanan kesehatan di rumah sakit.Pemerintah Kabupaten Jember menyiapkan sebanyak 38 unit Mobil Cinta untuk mendukung program tersebut.

Armada ini diperuntukkan bagi masyarakat yang membutuhkan layanan transportasi dari rumah sakit menuju rumah setelah menyelesaikan pengobatan.

Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyampaikan bahwa program Mobil Cinta merupakan bentuk kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Jember dan BPJS Kesehatan dalam memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Jember bersama Direktur BPJS meluncurkan Mobil Cinta yang akan memastikan seluruh warga yang tidak mampu mendapatkan pelayanan antar ke rumah setelah mendapat pelayanan di tiga rumah sakit daerah Kabupaten Jember,” ujarnya.

Menurut Akhmad Malik Afandi, program Mobil Cinta merupakan langkah positif sekaligus bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.“Ini merupakan inovasi pelayanan yang patut diapresiasi. Sejatinya, seorang bupati dipilih oleh rakyat untuk melayani rakyat dengan sebaik-baiknya.

Melalui program Mobil Cinta, pemerintah menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan bantuan. Pelayanan seperti ini juga dapat memperkuat rasa persaudaraan antara pemimpin dan masyarakat,” ungkap Malik.Ia menambahkan, program tersebut memiliki nilai lebih karena memanfaatkan mobil dinas camat yang ada di wilayah Kabupaten Jember untuk kepentingan masyarakat. Kebijakan ini, menurutnya, mencerminkan keberanian mengambil langkah yang mengutamakan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi maupun kenyamanan jabatan.

“Ketika fasilitas yang dimiliki pemerintah dapat dialihkan pemanfaatannya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, di situlah terlihat semangat pengabdian yang sesungguhnya. Kepentingan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan pemerintah,” tambahnya.

Malik menilai, pelayanan publik yang baik tidak hanya diukur dari tersedianya fasilitas kesehatan, tetapi juga dari perhatian terhadap kebutuhan masyarakat secara menyeluruh, termasuk kemudahan pasien untuk kembali ke rumah setelah menjalani pengobatan.Bagi pasien kurang mampu, ketersediaan transportasi dapat menjadi persoalan tersendiri, terutama ketika kondisi fisik belum sepenuhnya pulih atau keluarga mengalami keterbatasan ekonomi. Karena itu, program Mobil Cinta diharapkan mampu memberikan kemudahan, mengurangi beban masyarakat, serta menghadirkan rasa aman dan nyaman setelah memperoleh pelayanan kesehatan.

Lebih lanjut, Ketua DPD LDII Jember tersebut menegaskan bahwa masyarakat yang merasa diperhatikan dan mendapatkan pelayanan dengan baik akan memiliki kepercayaan yang lebih kuat terhadap pemerintah. Kondisi ini menjadi modal sosial penting bagi keberhasilan pembangunan daerah.“Ketika masyarakat merasa nyaman, bahagia, dan benar-benar merasakan manfaat kebijakan pemerintah, mereka akan memiliki semangat untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan. Masyarakat yang sehat, kuat, dan bahagia merupakan aset berharga bagi Kabupaten Jember,” jelasnya.

Ia berharap program Mobil Cinta dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, dengan pengelolaan yang baik, pelayanan yang tepat sasaran, serta kemudahan akses bagi warga yang membutuhkan.Apresiasi tersebut sekaligus menjadi harapan agar inovasi pelayanan publik serupa terus dikembangkan. Dengan mengutamakan kepentingan masyarakat, memperkuat kolaborasi, dan menghadirkan pelayanan yang humanis, Pemerintah Kabupaten Jember diharapkan mampu mewujudkan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada kemajuan daerah, tetapi juga pada kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakatnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *