Ketua LDII Jember Mengisi Kuliah Lapang Mahasiswa UNEJ

0
ldiijember-kuliahumum-pancasila

Dosen Universitas Jember, Drs. Boedijono, M.Si menjalin kolaborasi dengan ormas LDII Jember untuk memberikan kuliah lapang kepada mahasiswa pada mata kuliah Pancasila pada 15/5 bertempat di Aula DPD LDII Kabupaten Jember, jalan Langsep, Patrang, Jember.

Universitas Jember melalui program kampus merdeka mengadakan kuliah lapang Pendidikan Pancasila bekerjasama dan kolaborasi dengan DPD LDII Kabupaten Jember bertempat di Aula LDII Jember. Ratusan mahasiswa mengikuti sesi kuliah lapang ini dipandu oleh Staf Pengajar Universitas Jember, Drs. Boedijono, M.Si. Menurut Boedijono, kuliah lapang diadakan secara rutin setiap semester kepada mahasiswa yang menempuh mata kuliah Pendidikan Pancasila dan diadakan di lapangan bekerjasama dengan beberapa ormas dan komunitas masyarakat.

Dalam sambutannya, Ketua DPD LDII Kabupaten Jember menuturkan bahwa Acara kuliah lapang Pendidikan Pancasila di LDII ini adalah tahun ke tiga bersama mahasiswa universitas Jember. Ini sebagai bentuk sinergi antara ormas Islam LDII bersama Universitas Jember dalam rangka membumikan nilai nilai Pancasila melalui jalur kampus merdeka. Tentu kita berharap generasi penerus bangsa semakin memahami Pancasila bukan hanya pada tataran hafalan saja melainkan bisa mengaplikasikan dalam kehidupan sehari hari dan bisa karakter pegangan hidup berbangsa bernegara…

Selain itu, Malik menambahkan bahwa LDII sudah berasaskan Pancasila saat pertama berdiri tahun 1972 dan mendorong semua warganya untuk selalu mengedepankan nilai-nilai Pancasila sebagai pandangan hidup. Dalam segenap aktifitasnya, LDII sudah mempraktekkan aktualisasi dari sila pertama, ke dua, ke tiga, ke empat dan ke lima sehingga bagi LDII, Pancasila harus terus dibumikan terutama kepada generasi Z sebagai generasi penerus perjuangan bangsa. Mahasiswa tentu diberikan penguatan terhadap Pemahaman Cinta kepada Pancasila sehingga semakin bangga dan senang menjadi warga negara Indonesia. Karena dengan itu, akan termotivasi memberikan peran dan kontribusinya kepada bangsa sesuai dengan potensinya masing-masing.

Oleh karena itu, melalui sekolah pamong yang digagas oleh DPP LDII, kami fokus kepada pembinaan generasi muda untuk bisa memiliki dua puluh sembilan karakter luhur yang akan mampu siap menuju generasi emas Indonesia tahun 2045, lanjut Malik yang mantan aktifis HMI tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *