LDII Jember Aktif Bangun Dialog Antar Umat Beragama, FKUB Apresiasi Komitmen Kerukunan

0
ldiijember-dialog-fkub1

Dalam upaya memperkuat jalinan antarumat beragama dan memperkokoh semangat kebangsaan, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Jember melakukan kunjungan resmi ke kantor Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Kabupaten Jember. Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan persaudaraan ini menjadi momentum penting dalam membangun dialog lintas agama demi mewujudkan Jember yang damai, toleran, dan bersatu.

Kunjungan ini dihadiri langsung oleh beberapa tokoh lintas agama yang tergabung dalam FKUB, termasuk perwakilan dari umat Islam, Katolik, Protestan, Hindu, Buddha. Rombongan FKUB disambut hangat oleh jajaran pengurus DPD LDII Kabupaten Jember, dipimpin oleh Ketua DPD LDII, serta diikuti oleh pemuda dan pengurus bidang-bidang lainnya.

Salah satu organisasi keagamaan yang aktif dalam membangun ruang dialog dan silaturahim lintas agama adalah Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Jember.

LDII Jember secara konsisten mengikuti forum-forum yang digelar oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jember, serta menjalin komunikasi dengan tokoh-tokoh dari berbagai agama untuk memperkuat toleransi dan persaudaraan.

Ketua FKUB Kabupaten Jember, KH. Abdul Muis (Gus Muis) menyampaikan apresiasinya atas peran aktif LDII dalam membangun keharmonisan antar umat beragama. “Kerukunan umat beragama bukanlah sesuatu yang bisa kita anggap selesai, melainkan harus terus dirawat melalui dialog dan silaturahim. LDII Jember menunjukkan komitmen luar biasa dalam menjaga ruang-ruang komunikasi antar umat,” ujar Gus Muis saat koordinasi lintas agama, Selasa (5/8).

Ia menambahkan bahwa Kabupaten Jember memiliki keunikan dalam keragaman agama dan budaya yang membutuhkan perhatian dan kerja sama semua pihak untuk menjaganya. “Sebagai Ketua FKUB Jember, tujuan utama saya adalah menjaga dan merawat kerukunan antar umat beragama di Jember. Ini bukan sekadar slogan, tapi misi nyata yang harus kita wujudkan melalui dialog, edukasi, dan kerja sama antaragama.”

Jember adalah rumah kita bersama, dan keberagaman adalah kekayaan yang harus kita pelihara, bukan kita pertentangkan,” ujar Gus Muis, Ketua FKUB Jember.

Beliau juga menekankan pentingnya kehadiran semua tokoh agama dalam forum-forum silaturahim sebagai bentuk keseriusan menjaga persatuan di tengah masyarakat yang majemuk. “Kami ingin semua pemuka agama tidak hanya hadir secara simbolis, tapi juga aktif menjadi agen perdamaian di lingkungan masing-masing. FKUB siap menjadi wadah yang terbuka, netral, dan memfasilitasi dialog lintas keyakinan dengan semangat kebangsaan.”

Sementara itu, Ketua DPD LDII Kabupaten Jember, Akhmad Malik, menegaskan bahwa LDII senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan dan menjadikan dialog antar umat beragama sebagai bagian penting dari dakwah yang moderat dan inklusif. “Kami percaya bahwa perbedaan keyakinan adalah anugerah Tuhan yang harus disikapi dengan saling menghormati. LDII Jember akan terus berperan aktif dalam menciptakan suasana damai dan harmonis di tengah masyarakat Jember,” tutur Akhmad Malik.

Menurutnya, kerukunan bukan hanya menjadi tanggung jawab tokoh agama semata, namun harus menjadi kesadaran kolektif semua warga bangsa. Ia berharap melalui kolaborasi antar lembaga dan pemuka agama, Jember dapat menjadi contoh daerah yang rukun dan sejuk bagi Indonesia.Langkah LDII Jember ini menjadi bagian dari kontribusi nyata dalam memperkuat nilai-nilai Pancasila, khususnya sila pertama dan ketiga, yakni Ketuhanan Yang Maha Esa dan Persatuan Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *