Masjid Biru Darul Muttaqin, Sumber Jeruk, Kalisat
Masjid Darul Muttaqin berada di jalan Karang Pring Desa Sumber Jeruk Kecamatan Kalisat dikenal oleh masyarakat sebagai masjid biru. Masjid Darul Muttaqin sudah seminggu dilakukan pengecatan ulang. Suciono, ketua pengurus cabang (PC) LDII Kalisat bersama takmir masjid Darul Muttaqin sepakat tetap mempertahankan warna biru demi menjaga kepercayaan masyarakat sebagai penciri masjid Darul Muttaqin.
Masjid biru Darul Muttaqin ini menjadi kebanggaan masyarakat sekitar desa Sumber Jeruk, Kalisat dan mengenalnya dengan masjid biru, kata Suciono. Tidak heran karena masjid biru Darul Muttaqin ini berada di jalan poros Arjasa menuju Kalisat dan menjadi tempat jujugan. Tempat parkirnya yang memadai, airnya yang bersih dan tempat berwudlu serta jeding yang bersih juga menjadi nilai kebaikan dari masjid biru Darul Muttaqin.
Hubungan warga LDII di Sumber Jeruk, Kalisat sudah sangat baik dan beberapa kali muspika Kecamatan Kalisat, ketua MUI dan tokoh masyarakat datang ke masjid Darul Muttakin dan sudah terjalin sangat baik. Sebagai warga masyarakat yang baik, warga LDII juga aktif dalam sosial kemasyarakat seperti kerja bakti, lomba agustusan, rukun kifayah, dll, , kata Suciono.
Masjid biru Darul Muttaqin sering menjadi tempat jujugan atau mampir para musafir atau tamu. Sering kali para tamu datang ke masjid Darul Muttaqin untuk menunaikan sholat dan mampir untuk berteduh bahkan mandi juga, kata wakil takmir masjid, Sadimo atau biasa dipanggil Pak Mo. Tamu-tamu itu datang dari berbagai tempat, kebetulan lewat dan mampir ke masjid ini. Sering kali Pak Mo menjumpai tamu yang kemalaman dan meminta ijin untuk bermalam di masjid. Masjid ini adalah rumah Alloh, siapapun yang ingin sholat dan ingin melakukan ibadah di masjid Darul Muttaqin ini, tentu saja dengan senang hati saya mempersilahkan mereka. Ada juga dari mereka yang memberikan sodaqoh untuk masjid Darul Muttaqin, kata Pak Mo.