Momen Hangat di Bulan Ramadhan: Gus Aab Sambangi LDII Jatim, Tekankan Sinergi Bak Bangunan yang Kokoh
SURABAYA (12 Maret 2026) – Momentum bulan suci Ramadhan 1447H menjadi sarana mempererat tali silaturahim antarorganisasi kemasyarakatan (ormas) Islam. Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LDII Provinsi Jawa Timur menerima kunjungan hangat dari Ketua Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LD PBNU), KH Abdullah Syamsul Arifin atau yang akrab disapa Gus Aab, di Kantor DPW LDII Jawa Timur, Kamis (12/3).
Pertemuan tersebut menjadi ajang strategis untuk mendiskusikan penguatan ukhuwah Islamiyah di tengah keberagaman aspirasi umat Islam di Indonesia.
Hakikat Silaturahim: Menyatukan yang Terputus
Gus Aab menekankan bahwa silaturahim bukan sekadar pertemuan formal, melainkan upaya spiritual untuk menjaga keharmonisan. “Bahasa menyambung itu adalah meluruskan benang yang kusut atau menggandengkan kembali sesuatu yang terkesan putus atau memang betul-betul putus. Itu sebetulnya hakikat silaturahim,” jelas Gus Aab.
Beliau menambahkan bahwa di tengah potensi kesalahpahaman akibat perbedaan arah dan kepentingan, setiap elemen umat harus saling “menyelami” agar muncul keinginan untuk terus menjaga kebersamaan.
Kolaborasi Bak Bangunan yang Kokoh
Gus Aab mengibaratkan kontribusi ormas Islam seperti unsur-unsur pembentuk bangunan yang berbeda namun saling menguatkan. Beliau memuji spesialisasi masing-masing organisasi: NU dengan kekuatan pesantrennya, Muhammadiyah dengan jaringan pendidikan dan kesehatan, Jamaah Tabligh dengan semangat dakwahnya, serta warga LDII yang dikenal memiliki loyalitas dan komitmen organisasi yang kuat dalam syiar.
“Persoalan umat Islam di Indonesia ini tidak bisa diselesaikan oleh orang per orang atau ormas per ormas. Ini memerlukan sinergi dari seluruh potensi. Carilah sesuatu yang mempertemukan, jangan mencari sesuatu yang membedakan,” pesan Gus Aab.
LDII Jatim: Fokus pada Persamaan untuk Kedamaian Umat
Sekretaris DPW LDII Jawa Timur, Bambang Raditya Purnomo, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kunjungan Gus Aab. Menurutnya, pesan-pesan yang disampaikan sangat sejalan dengan pengabdian LDII dalam membangun umat yang sejuk dan rukun.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas kunjungan Gus Aab. Kita tadi sama-sama mendengar bahwa kita perlu mencari persamaan yang bisa mempertemukan dan memperkecil perbedaan. Pada dasarnya kita sama-sama ingin membawa umat agar bisa hidup damai dan bahagia di dunia maupun akhirat,” ujar Bambang.
Acara silaturahim yang berlangsung hangat ini juga dihadiri oleh jajaran pengurus harian DPW LDII Jawa Timur, antara lain Wakil Ketua Akhmad Malik Afandi dan Sarjono, Wakil Bendahara Purnomo, serta Dewan Penasihat H. Ali Zuhdi.
Hubungan Harmonis yang Berakar dari Jember
Pertemuan ini terasa sangat istimewa, terutama bagi Wakil Ketua DPW LDII Jatim yang juga menjabat sebagai Ketua DPD LDII Kabupaten Jember, Akhmad Malik Afandi, S.P., M.M. Kedekatan antara warga LDII di Jember dengan Gus Aab memang telah terjalin lama dan sangat harmonis.
Akhmad Malik mengungkapkan bahwa Gus Aab adalah sosok ulama yang sangat inklusif dan seringkali memberikan pencerahan langsung kepada warga LDII di Jember.
“Bagi kami di Jember, Gus Aab bukan sosok yang asing. Beliau sudah beberapa kali hadir memberikan tausiyah di hadapan warga LDII Jember. Kehadiran beliau selalu membawa kesejukan dan memperkuat ukhuwah Islamiyah di tingkat akar rumput,” ujar Akhmad Malik.
Ia menambahkan bahwa kedekatannya dengan Gus Aab menjadi bukti nyata bahwa perbedaan organisasi bukanlah penghalang untuk bersinergi dalam dakwah. “Beliau adalah teladan dalam berkomunikasi lintas ormas. “Beliau adalah teladan dalam berkomunikasi lintas ormas. Hubungan personal yang baik ini menjadi modal besar bagi kami untuk bersama-sama menjaga kondusivitas umat, khususnya di wilayah Jember dan Jawa Timur pada umumnya,” tutup Malik.