Pekan Olahraga Daerah (POD) LDII Kabupaten Jember 2025 Dibuka KADISPORA Jember
Jember, 14 September 2025
Suasana semarak mewarnai halaman Pondok Pesantren Al-Manshurin, Kecamatan Patrang, Jember, ketika Pekan Olahraga Daerah (POD) LDII Kabupaten Jember 2025 resmi dibuka. Acara tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (DISPORA) Kabupaten Jember, Dr. Edy Budi Susilo, M.Si, yang hadir mewakili Bupati Jember, Gus Fawait.
Apresiasi dari Ketua DPD LDII Jember
Ketua DPD LDII Kabupaten Jember, Akhmad Malik, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh panitia atas kerja keras mereka menyukseskan POD tahun ini. Ajang yang mempertandingkan lima cabang olahraga pencak silat, futsal, basket, tenis meja, dan bulu tangkis diharapkan mampu menjadi wadah pembinaan sekaligus ajang silaturahmi generasi muda.
“POD ini tentu untuk menggerakkan generasi muda yang sehat sekaligus mendukung lahirnya Generasi Emas Indonesia 2045,” ujar Malik.

Malik juga mengucapkan terima kasih atas kehadiran para pejabat daerah, mulai dari Kepala DISPORA Jember, Muspika Kecamatan Patrang, hingga para pembina dan pengurus LDII. Ia menyoroti kehadiran Camat Patrang yang baru saja dilantik seminggu sebelumnya namun langsung menunjukkan kepeduliannya dengan hadir dalam pembukaan.
Malik juga menjelaskan bahwa modal generasi emas Indonesia adalah generasi mudanya yang sehat dan jauh dari narkoba. “Alhamdulillah generasi LDII kami dapat menjauhi zat narkotika, generasi LDII yang hadir disini kami pastikan semuanya tidak merokok, Pak KADISPORA,” tegas Malik.

Dukungan Pemerintah Daerah
Dalam sambutannya mewakili Bupati Jember, Edy Budi Susilo menyampaikan rasa bangga sekaligus apresiasi yang tinggi kepada panitia serta seluruh atlet POD LDII 2025.
“Atlet harus punya tekad yang kuat dan pantang menyerah. Kompetisi ini bukan sekadar mencari juara, tetapi juga membentuk generasi muda yang sehat, berdaya saing, dan berkarakter luhur,” tegasnya.
Bupati Jember, Gus Fawait, melalui pernyataan yang disampaikan Edy, menegaskan bahwa ajang seperti POD LDII merupakan pondasi penting bagi pembangunan SDM yang unggul. Lebih dari sekadar kompetisi, POD adalah sarana membangun nilai sportivitas, disiplin, dan kebersamaan di kalangan generasi muda.
Sebagai bentuk motivasi, Bupati Jember juga menjanjikan bonus bagi atlet yang meraih prestasi di ajang Porprov: Rp50 juta untuk medali emas, Rp20 juta untuk perak, dan Rp10 juta untuk perunggu.
“Kalau dari Persinas ASAD sudah disampaikan berprestasi meraih perunggu tingkat Provinsi, tinggal bonus dari Bupati,” ungkap Edy.
LDII dan Peran Strategis untuk Pemuda
Selain memberikan perhatian pada olahraga, Edy juga mengapresiasi LDII sebagai mitra strategis pemerintah dalam membina generasi muda. DISPORA Jember memiliki program KIPAN (Kader Inti Pemuda Anti Narkoba), dan keberadaan generasi muda LDII dinilai sejalan dengan semangat program tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi generasi muda LDII yang tidak hanya jauh dari narkoba, bahkan juga tidak merokok. Ini menjadi contoh positif bagi pemuda Jember,” jelas Edy.
Harapan ke Depan
POD LDII Kabupaten Jember 2025 diharapkan dapat berlangsung sukses, sportif, dan melahirkan atlet-atlet berprestasi yang nantinya mampu mengharumkan nama Kabupaten Jember di tingkat provinsi maupun nasional. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu mempererat kebersamaan, meningkatkan kesehatan jasmani, serta memperkuat karakter generasi muda LDII sebagai bagian dari pembangunan bangsa menuju Indonesia Emas 2045.
Baca Juga:
Ketua DPD LDII Jember: Harmonisasi dengan Pemerintah Jadi Kunci Lahirkan Atlet Berprestasi
Ketua DPD LDII Jember Hadiri Pembukaan MTQ Tingkat Provinsi, Dukung Penuh Pembinaan Generasi Qur’ani