Level Up! Tajamkan Angle Visual dan Public Speaking, Tim LINES Jember Berguru ke Radar Jember

0
LINES Jember di Radar Jember

Vindi dari LINES Jember saat praktek di studio pelatihan Radar Jember

JEMBER, 17 Juli 2026 – Di era gempuran konten digital, visual yang estetik dan penyampaian berita yang asyik menjadi kunci utama menarik perhatian publik. Menyadari hal tersebut, tim LDII News Network (LINES) Jember langsung bergerak cepat untuk upgrade skill dengan mengirimkan empat jurnalis mudanya dalam workshop eksklusif “Fotografi Jurnalistik & News Anchor” yang diinisiasi oleh Radar Jember, Kamis (16/7).

Pelatihan yang berlangsung seru di Kantor Radar Jember ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai komunitas kreatif serta media kampus hits di Jember. Selama satu hari penuh, para peserta digembleng langsung oleh para praktisi media senior untuk menguasai seni bercerita lewat lensa kamera dan teknik cuap-cuap informatif di depan layar.

Bukan Asal Jepret: Foto Harus “Bicara” 5W+1H

Pada sesi kelas Fotografi Jurnalistik, pemateri menekankan bahwa foto berita yang naik kelas bukan sekadar mengandalkan komposisi yang indah atau filter yang estetik. Lebih dari itu, kekuatan utama foto jurnalistik terletak pada nilai informasi dan momen yang ditangkap.

“Foto jurnalistik itu bukan sekadar bagus secara visual. Dia harus bisa menceritakan fakta, akurat, dan berimbang. Pemilihan angle yang pas dan kepekaan menangkap momen krusial (decisive moment) adalah hal utama yang menentukan seberapa bernilai berita tersebut,” ungkap salah satu fotografer senior Radar Jember saat mengisi sesi materi.

Sementara itu, keseruan bergeser ke kelas News Anchor. Di sini, para peserta ditantang keluar dari zona nyaman. Mereka dilatih bagaimana menjadi reporter lapangan yang tangguh, menjaga body language yang kece di depan kamera, hingga teknik vokal dan intonasi membaca naskah berita (news reading) secara runtut serta persuasif.

Tim LINES Jember bersama Wawan Radar Jember

“LINES Jember selama ini sangat aktif mengabarkan berbagai aksi sosial dan syiar dakwah. Pulang dari Radar Jember, kami membawa mindset dan ilmu baru. Harapannya, ke depan kami bisa menyajikan artikel foto dan konten video yang jauh lebih profesional, informatif, dan tentunya tetap berada di koridor kaidah jurnalistik yang sehat,” ujar Vindi optimis selepas sesi kelas berakhir.

Suasana pelatihan semakin interaktif saat memasuki sesi battle praktik langsung di penghujung acara. Para peserta secara bergantian menjajal simulasi menjadi news anchor di bawah sorot lampu studio, serta mempresentasikan karya foto jurnalistik hasil bidikan mereka selama simulasi untuk langsung dibedah dan dievaluasi bersama.

Berikut adalah rangkuman keseruan yang terjadi selama seharian penuh kelas Foto Jurnalistik di Radar Jember:

1. Kelas Foto Jurnalistik: “Hunting” Momen Real-Time

Di sesi ini, suasana mendadak senyap tapi fokus. Peserta tidak cuma duduk mendengarkan teori, tetapi langsung ditantang mengasah insting visual mereka.

  • Bukan Sekadar Estetika: Pemateri benar-benar menggembleng peserta untuk membuang jauh-jauh kebiasaan asal jepret “foto estetik ala Instagram”.
  • Tantangan 5W+1H: Peserta ditantang mencari sudut pandang (angle) unik di sekitar area pelatihan yang bisa langsung bercerita kepada pembaca tanpa perlu penjelasan teks yang panjang.

2. Kelas News Anchor: Demam Panggung yang Bikin Pecah Tawa

Ini dia sesi yang paling menguras emosi sekaligus memicu gelak tawa paling keras. Sesi News Anchor memaksa para jurnalis yang biasanya nyaman bekerja di balik layar untuk langsung show up di depan kamera.

  • Simulasi Studio: Dengan sorot lampu studio profesional dan kamera yang standby, para peserta bergantian membaca naskah berita (news reading).
  • Momen Kocak: Ada yang mendadak kaku seperti robot, ada yang salah intonasi hingga terdengar seperti sedang berpuisi, dan ada pula yang sukses tampil tenang layaknya pembawa berita profesional. Semua ekspresi grogi dan percaya diri ini sukses mencairkan suasana studio.

3. Sesi “Battle” dan Evaluasi Jujur

Keseruan mencapai puncaknya di penghujung acara saat masuk sesi presentasi hasil simulasi.

  • Para praktisi senior dari Radar Jember memberikan ulasan yang blak-blakan tapi membangun (constructive feedback).
  • Tim LINES Jember dan komunitas lainnya mendapatkan banyak masukan berharga tentang bagaimana memoles pembawaan agar terlihat lebih rileks namun tetap berwibawa di depan kamera.

Langkah Baru Publikasi LINES Jember

Melalui partisipasi aktif dalam pelatihan ini, LINES Jember menargetkan lompatan besar dalam kualitas publikasi kegiatan positif mereka ke ruang publik. Berbekal formula baru di bidang jurnalisme visual dan teknik penyiaran, informasi yang disajikan oleh LINES Jember ke depan dijamin bakal tampil lebih cepat, akurat, kekinian, serta mampu menjangkau audiens yang jauh lebih luas.

Melalui kombinasi materi yang padat dan praktik langsung yang interaktif, workshop kemarin sukses jadi wadah level up yang menyenangkan. Pulang dari sana, para peserta termasuk Tim LINES Jember tidak hanya membawa sertifikat, tapi juga membawa kepercayaan diri baru untuk memproduksi konten-konten dakwah dan sosial yang jauh lebih segar!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *