Mondok Sambil Desain: SMK Analis Kesehatan Jember & Ponpes Al-Manshurin Rilis DKV Berbasis Pesantren

0
ldiijember-pppm-al-manshurin-smk-analis1

JEMBER, 21 Juli 2026 — SMK Analis Kesehatan Jember secara resmi menjalin kerja sama strategis dengan Pondok Pesantren Al-Manshurin Jember. Kolaborasi ini ditandai dengan peluncuran program unggulan baru, yaitu Jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) berbasis pesantren, sebuah terobosan pendidikan yang memadukan keahlian keterampilan digital dengan pembinaan akhlak mulia.

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dilangsungkan di Kantor DPD LDII Kabupaten Jember pada Selasa (21/7/2026). Prosesi ini dihadiri oleh perwakilan dari SMK Analis Kesehatan Jember, yaitu Dimas Faldi Jiaulhaq, S.Pd., Gr. (Waka Kesiswaan) dan Ibu Amanda Putri E, S.Pd. (Waka Kurikulum). Sementara dari pihak Pondok Pesantren Al-Manshurin, dokumen MoU diterima langsung oleh Ketua Pondok Pesantren, Drs. H. Budi Santoso, didampingi Kepala Sekolah SMP Al-Manshurin, Sidik Wicaksono, S.H., S.Pd., C.NLPP.

Melalui sinergi ini, para siswa tidak hanya fokus mengejar pendidikan formal di bangku SMK, tetapi juga secara simultan menempuh pendidikan kepesantrenan di Ponpes Al-Manshurin.

5 Santri dari Pondok Pesantren Pelajar Al-Manshurin pada tahun ajaran 2026 diterima di SMK Analis Kesehatan Jember

Keberlanjutan Pendidikan Santri

Kepala Sekolah SMP Al-Manshurin, Sidik Wicaksono, S.H., S.Pd., C.NLPP., menerangkan bahwa Pondok Pesantren Al-Manshurin sendiri menyediakan fasilitas pendidikan formal mulai dari jenjang SD hingga SMP Al-Manshurin. Kerja sama ini menjadi jembatan penting bagi keberlanjutan pendidikan para santri.

Pondok Pesantren Pelajar Al-Manshurin (PPPM) mencetak santri yang taat ibadah, berilmu dan memiliki 29 karakter lubur. Semboyannya adalah “Sekolah IYO, Mondoknya IYO, prestasi Iyo: Lulusan Siap Kerja, Berakhlak, dan Berdaya Saing”.

“Setelah lulus SMP, santri dapat meneruskan pendidikan formalnya ke SMA dan SMK terdekat. Dengan adanya MoU bersama SMK Analis Kesehatan Jember ini, para santri kini dapat meneruskan pendidikan ke jenjang SMK dengan lebih mudah dan terarah,” ujar Sidik.

Mengenal Pondok Pesantren Al-Manshurin, Jember

Keunggulan Program DKV Berbasis Pesantren

Program kolaborasi ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang holistik dan terintegrasi melalui tiga keunggulan utama:

  1. Kompetensi Ganda (Double Skill): Siswa dibekali keahlian teknis DKV seperti desain grafis, branding, multimedia, dan fotografi, sekaligus memperoleh ilmu agama, penguatan akhlak, serta kemandirian santri.
  2. Manajemen Waktu Efektif: Skema pembelajaran disusun secara terstruktur. Pembelajaran formal akademik berlangsung di SMK pada pagi hingga siang hari, dilanjutkan dengan kegiatan mengaji, tahfidz, dan pembinaan karakter di pesantren pada sore hingga malam hari.
  3. Lulusan Siap Kerja & Berakhlak: Berfokus pada pencetakan generasi muda yang tidak hanya adaptif terhadap kebutuhan industri kreatif, tetapi juga memiliki integritas tinggi dan mental yang tangguh.

Tanggapan Pimpinan dan Tokoh

Wakil Kepala SMK Analis Kesehatan Jember menegaskan pentingnya integritas bagi para profesional muda di industri kreatif saat ini.

“Industri kreatif saat ini sangat membutuhkan tenaga DKV yang tidak hanya kreatif, tetapi juga disiplin dan punya integritas. Dengan pendampingan pondok, anak-anak kita ditempa karakternya. Jadi, sekolah dapat ilmunya, mondok dapat adabnya,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Pengasuh Ponpes Al-Manshurin Jember menyampaikan apresiasi dan optimismenya terhadap masa depan para santri.

“Santri masa kini harus melek teknologi dan memiliki keahlian yang relevan dengan zaman. Jurusan DKV ini menjadi jawaban agar anak-anak pesantren bisa berdakwah serta berkarya melalui visual dan media. Pendidikan sekolah didapat, pembinaan mondoknya tetap berjalan,” tuturnya.

Ketua DPD LDII Kabupaten Jember, H. Akhmad Malik Afandi, S.P., M.M., turut memberikan apresiasi mendalam atas terwujudnya kolaborasi strategis di lingkungan LDII Jember ini.

“Kami sangat bersyukur dan mendukung penuh kerja sama ini. Ini adalah langkah konkret dalam mencetak generasi penerus yang alim-faqih, berakhlakul karimah, dan mandiri. Di era digital, penguasaan media dan desain visual sangat penting. Harapan kami, kolaborasi SMK Analis Kesehatan Jember dan Ponpes Al-Manshurin ini dapat menjadi percontohan pendidikan karakter terpadu yang melahirkan SDM unggul serta siap bersaing tanpa kehilangan jati diri keislamannya,” tegas H. Akhmad Malik Afandi.

Tentang SMK Analis Kesehatan Jember & Ponpes Al-Manshurin

Kolaborasi antara SMK Analis Kesehatan Jember dan Ponpes Al-Manshurin Jember berfokus pada penyediaan pendidikan terpadu berkualitas tinggi yang menghubungkan keterampilan vokasi siap kerja dengan pembentukan karakter santri unggulan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *