Detik-Detik Jelang PPKM Darurat, Forkopimda Dengarkan Masukan Ulama Jember

0
IMG-20210703-WA0001

Jember, July 02, 2021

Rapat koordinasi Forkopimda Jember dengan Pemprov dilanjutkan dengan musyawarah mendengar masukan para tokoh agama dan masyarakat Jember.

Jelang pelaksanaan PPKM Darurat Se-Jawa Bali, Forkopimda Jember bersama para ulama dan tokoh masyarakat mengikuti rapat secara daring dan luring di Pendopo Wahyawibawagraha, Jum’at (2/7/201) dimulai pukul 21:00. Rakor membahas Instruksi Menteri Dalam Negeri dalam implementasi PPKM Darurat di Jawa Timur. Usai mendengarkan arahan dari Gubernur Khofifah Indar Parawansa, Forkopimda Jember yang dipimpin oleh Bupati Hendy membuka forum dialog.
Dalam sesi dialog, kesempatan pertama oleh Ketua DMI, Hawari Hamim meminta diterbitkan Surat Edaran dari Bupati. Kedua, aspek keagamaan perlu penekanan. Bagaimana dengan persiapan Idul Adha. Ketiga, setuju mall ditutup sama seperti tempat ibadah.
Tokoh NU, Gus Ayub, “Jika ada alokasi bantuan agar disegerakan diberikan kepada masyarakat terdampak.
Ketua FKUB, DR Abdul Muis Sonhaji, ada 3 kelompok masyarakat. Pertama tidak percaya, tidak peduli dan peduli prokes. Perlu disosialisasikan sampai ke tingkat RT RW. “Berikan kesempatan kepada mereka untuk menjelaskan dengan konsep bukan membebani tetapi menyelamatkan masyarakat,” ucap Kyai Muis sapaannya.
Sementara itu, Haji Akhmad Maik, Ketua DPD LDII menuturkan bahwa sudah saatnya kita bergandengan tangan untuk bersama sama Pemerintah untuk memutus rantai penyebaran covid 19 ini. Kita harus khusnudhon billah, bahwa dengan rukun,kompak dan kerjasama yang baik, maka Insya Alloh akan mendapat pertolongan dari Alloh. Ini semua perlu kita lakukan karena kondisi saat ini sudah darurat sehingga perlu cara-cara yang darurat pula, ujarnya.
Secara umum para tokoh agama memberikan masukan secara keagamaan sebab secara lahiriah sudah diatur dalam Inmendagri.
Respon Bupati, Pemkab sudah membuat surat edaran terkait PPKM Darurat. Dalam SE Bupati Jember itu lebih menekankan agar masyarakat lebih banyak berdoa menurut keyakinan dan imannya masing-masing. Di dalamnya ada contoh (saran dan alternatif) doa bagi masing-masing agama dan kepercayaan.
Bupati Hendy mengucapkan terimakasih atas dukungan semua pihak, TNI, Polri, tokoh-tokoh agama dan tokoh-tokoh masyarakat, akademisi, OJK dan lainnya. “Kalau PPKM Darurat ini kita lakukan dengan benar maka saya yakin Covid-19 akan bisa dikendalikan lagi,” pungkas Hendy.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *