Praktek Peramutan Jenazah Sesuai Sunnah
Musibah kematian datangnya sewaktu-waktu dan setiap manusia pasti akan menjumpai yang namanya pati/kematian.
Tidak banyak orang mengerti dan memahami bagaimana cara meramut jenazah sesuai Sunnah Rasulullah shalallahu alaihi wasallam.
Ketua tim kematian atau tim kifayah PC LDII Kalisat, H.Heru Kuntoro menyampaikan: “Setelah kita mengaji kitabu Janaiz yang didalamnya sudah kita fahami bab peramutan jenazah, malam ini (21/6) saatnya kita praktek.”
Praktek peramutan jenazah di PC Kalisat di Masjid Darul Muttaqin juga diikuti pengurus PC Pakusari, PC Mayang, PC Sempolan, PC Arjasa, PC Jelbuk dan PC Patrang.
Ustad Syamsul secara jelas memberikan tahap demi tahap proses peramutan jenazah. Setelah ada kabar meninggalnya seseorang yang pertama dilakukan adalah:
- Pengurus kifayah menyiapkan peralatan. Bermusyawarah dengan keluarga terkait waktu penguburan jenazah. Kabar duka diteruskan kepada semua warga untuk bisa turut berbelasungkawa dan mengormati jenazah dengan datang dan sholat jenazah. Pahala mensolati jenazah dan mengantar ke kuburan berpahala dua qirot.
- Tim kifayah menyiapkan ukuran bisa dengan tali rapiah atau bilah bambu atau lainnya untuk ukuran kain kafan dan penggalian kubur.
- Tim kifayah menyiapkan peralatan untuk memandikan dan mensucikan jenazah. Memandikan jenazah di ruang tertutup. Jenazah perempuan yang memandikan perempuan. Jenazah laki-laki yang memandikan laki-laki. Pertama dibersihkan dari kotoran atau najis (berak atau kencing). Selanjutnya menyiram dan membasuh dari kepala ke kaki sampai bersih (dengan sabun). Miring kekanan disiram seperti tadi, dan miring kekiri juga disiram seperti tadi. Hal itu dilakukan sampai dua kali, ketiga kali dibasuh dan disiram dengan air tawas. Dalam memandikan jenazah sebaiknya tetap dalam keadaan ditutup kain.
- Mengeringkan dengan lap kain atau handuk.
- Tim kifayah menyiapkan kain kafan tiga lapis sesuai kebutuhan besar kecilnya jenazah.
- Jenazah yang sudah dimandikan diangkat ke kain kafan yang sudah disiapkan.
- Membungkus jenazah dilakukan dari kanan dan kiri. Posisi tangan sedekap seperti sedang sholat dan kaki lurus rapat, bisa diikat dengan tali kain kafan.
- Kain kafan dengan ukuran yang ada dipotong sebanyak 6 potong, 3 potong untuk membungkus dan 2 potong sebagai tali.
- Tim kifayah yang lain menyiapkan penggalian kubur sesuai ukuran yang ada.
- Setelah selesai, jenazah disholatkan dan sesuai waktu yang sudah disepakati diberangkatkan ke kuburan.
- Dikuburan jenazah didoakan dengan tuntunan doa jenazah.
Vidio praktek mengkafani jenazah pingin th..