Diklat Dai LDII: 5 Hal yang Mestinya Dimiliki Seorang Dai
Diklat Dai LDII Kabupaten Jember (8/6/2024) yang sedianya dibuka Bupati Jember diwakilkan kepada Kabag Kesra H.Mussodaq. Diklat Dai LDII dilaksanakan di Aula DPD LDII Kebupaten Jember jalan Langsep, Jember.
Ketua DPD LDII Kabupaten Jember, Akhmad Malik melaporkan bahwa Diklat Dai LDII tersebut diikuti dai LDII, dihadiri dari ormas NU dan Muhammadiyah. Pemateri Diklat Dai LDII diantaranya dari Dandim 0824 Jember untuk memberikan Wawasan Kebangsaan, Kapolres Jember memberikan materi dai Kamtibmas, Kemenag Jember, juga dari Kejaksaan Negeri Jember.
Diklat Dai LDII tahun 2024 ini mengangkat tema “Dakwah Menyejukkan Menuju Kabupaten Jember yang Rukun, Aman, Damai, dan Sejahtera.”

Malik berharap semua daiKabag Kesar Jember, Mussodaq sangat mengapresiasi LDII Jember yang sudah merangkul semua komponen dalam Diklat Dai ini. menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Jember melalui Kesra sudah merangkul semua komponen umat beragama di Jember. Bahwa kita dalam beragama ada ukuwah Islamiyah, ukuwah Basariah, dan ukuwah Wathoniay. “Pemkab Jember sudah mengadakan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ), bulan Mei kemarin mengadakan lomba tutur kata Injil, tanggal 16 besok ada acara tutur kata Saloka, bulan depannya tutur kata kitab suci Budha, cuman untuk Konghucu tidak bisa mengikuti mengingat pengurusnya katanya sudah sepuh-sepuh,” terangnya.
Mussodaq mengaku sudah sangat dekat dengan LDII, alumni Gontor itu mengatakan sudah sering berinteraksi dengan LDII yang ada di Sukun sewaktu kuliah di IAIN Malang. Waktu di Malang beliau mengatakan pernah menjadi pengurus PD Muhammadiyah dan di Jember sebagai pengurus NU. Mussodaq mengajak dengan harapan yang sangat besar kepada semua peserta Diklat Dai untuk senantiasa menjaga ukhuwah Islamiyah.
Mussodaq menekankan 5 hal yang mesti dimiliki oleh para Dai, yaitu:
- Seorang Dai harus menguasai ilmunya, kalau di Gontor itu ada penyemangat “ManJadda Wajadda”
- Seorang Dai harus bisa mengikuti perkembangan teknolgi
- Seorang Dai harus komunikatif dengan komunikannya
- Seorang Dai harus terus memperkaya pengetahuan. Para Dai secara Akli maupun Nakli harus difahami
- Harus bisa komukiasi dua arah, dan dalam penyampaiannya harus melihat situasi dan kondisi
Mussodaq juga membacakan sambutan Bupati Jember, H. Hendy Siswanto pada Diklat Dai DPD LDII Kabupaten Jember. Bupati Jember memberikan apresiasi kepada LDII dan menyampaikan harapan melalui Diklat Dai LDII Kabupaten Jember dapat mencetak para Dai yang siap mengemban tugas dakwah, mendidik generasi Islam dalam menyebarluaskan dakwah, serta dapat menghadirkan standar kompetensi para Dai di kabupaten Jember. Sebagai acuan dalam mengembangkan kualitas dakwah dan mentransformasikan masyarakat yang berkemajuan dan berpendidikan yang baik. Untuk itu semua peserta dapat mengikuti dan menyerap materi dan menerapkan serta konsisten dalam berdakwah. Kedepannya semoga lebih banyak lagi Dai yang mengikuti diklat Dai yang dilaksanakan oleh LDII.
Pantun Bupati Jember:
Pergi ke Pasar Tanjung Membeli Alpukat, Pulangnya beli Mangga dan Buah Pepaya
Kami ucapkan selamat mengikuti diklat, Para Peserta harus Semangat dan Bahagia
Baca juga :
Diklat Dai LDII: Pembekalan Dai, Dakwahnya Dirindukan Masyarakat