Sovia Sahid: Wujud Ibu Peduli, Bisa Kontrol Gadget Anak
Ketua DPD LDII Kabupaten Jember, Akhmad Malik mendatangkan Praktisi Psikologi Pendidikan Surabaya, Sovia Sahid untuk memberikan motivasi dan bimbingan kepada wanita LDII di Kabupaten Jember. Malik memandang betapa peran seorang ibu sangatlah penting dalam menjaga keharmonisan keluarga dan membimbing putra-putrinya menjadi baik. 29 karakter unggul yang terus disampaikan semua warga LDII tidak lepas dari peranan seorang Ibu di rumah. Sovia Sahid adalah seorang psikolog yang juga sebagai Pengurus Biro Pengabdian Masyarakat DPW LDII Provinsi Jawa Timur.
Malik berharap adanya transfer ilmu dan bimbingan yang positif dari seorang Sovia Sahid kepada ibu-ibu dan remaja putri LDII di Jember. Selama di Jember, Sovia Sahid akan memberikan materi kepada Wanita LDII khususnya dan orang tua di pondok pesantren binaan LDII yaitu Pondok Pesantren Al-Manshurin, Pondok Pesantren Mahasiswa Syafi’ur Rohman dan Pondok Pesantren Minhajurrosyidin.
Dalam sambutannya, Ketua DPD LDII Kabupaten Jember, Akhmad Malik Afandi menuturkan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari upaya LDII untuk mewujudkan generasi penerus yang berakhlaqul karimah, alim faqih dan mandiri menuju tercapainya Indonesia emas 2045.
Pembinaan Generus harus terus dilakukan secara intensif, serius dan berkelanjutan di tengah banyaknya pengaruh negatif yang ada di media sosial. Intensif artinya pembinaan secara terus menerus dan berkelanjutan. Adapun mendetail adalah pembinaan yang dilakukan secara berjenjang artinya sesuai dengan tingkatan usianya. Malik menambahkan bahwa untuk mewujudkan generasi penerus yang unggul maka dibutuhkan ketahanan keluarga yang baik. Dalam keluarga bisa terwujud komunikasi dan hubungan yang baik, antara suami, istri dan anak. Caranya adalah membangun komunikasi efektif antara semua komponen keluarga. Hal ini selaras dengan dengan yang menjadi motto LDII yaitu kecil terbina, remaja terjaga, muda berkarya, keluarga bahagia, tua sejahtera dan mati masuk surga.
Sovia menyampaikan tentang pentingnya Digital Parenting Skills bagi orang tua. Mengingat semakin pesatnya perkembangan teknologi zaman sekarang. Dia mengingatkan pentingnya koneksi dari hati ke hati antara orang tua dan anak, agar tidak ada jarak. “Orang tua sekarang juga harus tahu isi HP anaknya, sandinya apa, instagramnya apa, kalau tidak ya bahaya,” ujarnya.
Sovia juga menambahkan bahwa di zaman serga gadget orang tua tidak bisa mengisolasi anak dari gadget, namun bisa membantu anak mengelola gadgetnya. Intinya ada 3A, yaitu: aturan, arahkan, dan aktivitas. “Anak dan ibu harus dipertemukan agar punya aturan yang sudah disepakati, sehingga bisa terarahkan,”ujar Sovia.
Menurutnya, anak dan ibu harus bisa menemukan metode yang pas dan sesuai kesepakatan agar merasa nyaman dalam berdiskusi.
Sovia juga menyampaikan para orang tua terutama ibu harus bisa mengarahkan anaknya agar anak mandiri, serta menghindari efek negatif gadget. “Saat ini banyak anak-anak kreatif yang bisa menghasilkan uang dari HP,” imbuhnya.
Sovia berharap motivasinya kepada ibu-ibu dapat menambah wawasan dan pemahaman bagi ibu-ibu untuk lebih dekat dengan anak, bisa berkomunikasi dengan anak, menjadi tempat curhat anak dan tercipta keharmonisan keluarga. Sehingga orang tua dapat mengarahkan anaknya untuk hal yang bermanfaat.

Parenting Skill Wanita LDII di Ponpes Al-Manshurin 22/5/24 
Parenting Skill Wanita LDII di Ponpes Al-Manshurin 22/5/24 
Parenting Skill Wanita LDII di Ponpes Al-Manshurin 22/5/24 
Parenting Skill Wanita LDII di Ponpes Al-Manshurin 22/5/24 
Parenting Skill Wanita LDII di Ponpes Syafi’ur Rohman 23/5/24 
Parenting Skill Wanita LDII di Ponpes Syafi’ur Rohman 23/5/24 
Parenting Skill Wanita LDII di Ponpes Syafi’ur Rohman 23/5/24 
Parenting Skill Wanita LDII di Ponpes Syafi’ur Rohman 23/5/24 
Parenting Skill Wanita LDII di Ponpes Minhajurrosyidin 26/5/24 
Parenting Skill Wanita LDII di Ponpes Minhajurrosyidin 26/5/24 
Parenting Skill Wanita LDII di Ponpes Minhajurrosyidin 26/5/24 
Parenting Skill Wanita LDII di Ponpes Minhajurrosyidin 26/5/24