Diklat Jurnalistik LDII Jember: Oryza Kupas Ketajaman Skeptisisme Wartawan

0
ldiijember-jurnalistik-oryza-beritajatim

JEMBER (21/6) – Suasana hangat dan penuh dialektika mewarnai kelas Diklat Jurnalistik yang digelar oleh DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Jember pada Sabtu (20/6) di Aula DPD LDII Jember. Menghadirkan wartawan senior Jember, Oryza, para jurnalis muda dari unsur pemuda PC LDII se-Jember dan santri pondok pesantren diajak menyelami realita dunia kewartawanan secara mendalam dan kritis.

Dalam paparannya, Oryza membagikan pengalaman panjangnya di lapangan mengenai pentingnya akurasi dan ketajaman insting seorang jurnalis. Ia menegaskan bahwa modal utama dalam menulis berita yang objektif adalah merawat sikap skeptis—atau tidak mudah percaya begitu saja terhadap setiap peristiwa.

“Sebagai wartawan, kita harus skeptis pada setiap peristiwa yang akan dijadikan berita. Sikap skeptis ini juga berlaku saat menghadapi narasumber, karena setiap karakter mereka berbeda-beda. Untuk itu, jurnalis harus cerdas melihat situasi, tempat kejadian perkara (TKP), saksi mata, hingga kondisi korban itu sendiri,” papar Oryza.

Ia juga mengingatkan para peserta untuk selalu melihat sebuah kejadian dari berbagai sudut pandang (cover all sides). Menurutnya, ruang redaksi yang sehat adalah ruang yang jeli melakukan validasi.

“Boleh jadi apa yang kita lihat di permukaan itu berbeda dengan fakta sebenarnya. Atau apa yang kita dengar dari satu pihak, berbeda dari peristiwa yang sesungguhnya terjadi di lapangan. Di sinilah pentingnya verifikasi,” tambahnya.

Momen Hangat Sesama Alumni UNEJ dan Aktivis HMI

Ada momen menarik di sela-sela pelatihan yang mencairkan suasana akademik tersebut. Ketua DPD LDII Kabupaten Jember, H. Akhmad Malik Afandi mempersembahkan sebuah cinderamata berupa buku berjudul ‘Nilai-nilai Kebajikan dalam Ibadah Jamaah LDII’ karya Dr. Ahmad Ali kepada Oryza.

Penyerahan buku ini terasa sangat emosional dan akrab lantaran Malik dan Oryza ternyata sama-sama alumni dari Perguruan Tinggi terbesar di Bumi Pandhalungan, yaitu Universitas Jember (UNEJ), sekaligus keduanya merupakan mantan aktivis yang pernah digembleng di rahim organisasi kemahasiswaan yang sama, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

Oryza menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi kepada Malik serta seluruh peserta diklat jurnalistik LDII Jember yang tampak sangat antusias. Dengan penuh semangat, ia menerima buku tersebut dan melontarkan kelakar hangat yang mengundang tawa hadirin.

“Rasanya kurang afdol kalau buku ini belum ditandatangani langsung oleh Pak Ketua LDII Jember, walaupun ini bukan buku karya beliau,” ujar Oryza disambut senyum hangat dari Malik yang langsung membubuhkan tanda tangannya di halaman depan buku tersebut.

Dorong Syiar Kebajikan Lewat Amar Makruf Bil Qolam

Di akhir sesinya, Oryza memberikan motivasi kuat kepada seluruh kader komunikasi DPD LDII Kabupaten Jember untuk terus konsisten menulis dan mempublikasikan kontribusi positif organisasi kepada khalayak luas.

Ia mendorong agar LDII Jember terus menyiarkan nilai-nilai kebajikan dan program-program kontributifnya melalui jalan amar makruf bil qolam (mengajak kepada kebaikan melalui tulisan/pena). Menurutnya, tulisan yang edukatif dan objektif di era digital saat ini adalah seperti yang disampaikan Malik yaitu sarana dakwah bil qolam yang paling efektif dalam merawat persatuan dan mencerdaskan bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *