Wawan ‘Radar Jember’ Berbagi Rahasia Foto Jurnalistik Berkelas Lewat Moment dan Tata Cahaya

0
Wawan ‘Radar Jember’ Berbagi Rahasia Foto Jurnalistik Berkelas Lewat Moment dan Tata Cahaya

Diklat Jurnalistik LDII bersama Jurnalis Media Radar Jember, Wawan

JEMBER (21/6) – Rangkaian Diklat Jurnalistik yang digelar oleh Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Jember pada Sabtu (20/6) di Aula DPD LDII Jember berlangsung produktif. Setelah dibekali pentingnya sikap skeptis dalam menulis berita, puluhan pemuda utusan Pimpinan Cabang (PC) se-Jember dan santri pondok pesantren diajak membedah seni visual lewat materi Fotografi Jurnalistik yang dibawakan oleh jurnalis foto senior dari Radar Jember, Wawan.

Dalam sesi tersebut, Wawan mengupas bahwa kekuatan utama sebuah foto jurnalistik terletak pada kombinasi tiga elemen penting: timing (waktu yang tepat), moments (momen yang berbicara), dan pemahaman yang matang mengenai tata cahaya.

“Foto jurnalistik itu bukan sekadar mengambil gambar, tapi menangkap cerita yang sedang terjadi. Anda harus tahu kapan harus menekan tombol rana (timing) untuk mendapatkan momen terbaik, serta bagaimana memanfaatkan arah dan intensitas cahaya agar foto yang dihasilkan memiliki kedalaman emosi,” jelas Wawan di hadapan para peserta.

Gali Potensi Smartphone dan Pentingnya Evaluasi Karya

Menariknya, Wawan juga memotivasi para jurnalis muda LDII Jember untuk tidak berkecil hati jika saat ini baru memiliki fasilitas kamera handphone (HP) yang sederhana. Menurutnya, perangkat yang terbatas tetap bisa menghasilkan karya jurnalistik yang luar biasa asalkan sang fotografer menguasai teknik dasarnya. Ia pun mengajak seluruh peserta untuk berani mengevaluasi dan mengoreksi hasil karya fotografinya secara berkala demi mengasah insting visual.

Meski demikian, dalam dunia kerja profesional, Wawan menerangkan bahwa seorang jurnalis media pada akhirnya akan tetap lebih memilih kamera profesional (DSLR/Mirrorless) daripada HP. Hal ini berkaitan dengan fleksibilitas pengaturan manual, ketahanan perangkat di berbagai medan ekstrem, serta kualitas sensor dalam menangkap detail.

Ia juga sempat menggambarkan perbedaan mendasar penggunaan HP Android dan iPhone untuk kebutuhan dokumentasi cepat. Di mana iPhone sering kali unggul dalam akurasi warna yang mendekati aslinya serta pemrosesan instan yang stabil, sementara Android menawarkan fleksibilitas rentang harga dan variasi fitur yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.

Contoh Nyata Karya Jurnalistik di Radar Jember

Untuk memberikan gambaran nyata, Wawan menunjukkan beberapa contoh karya foto jurnalistiknya yang telah sukses tayang di lembar cetak maupun digital Radar Jember, antara lain:

  1. Foto Momen Human Interest: Potret dramatis di pasar sapi Bondowoso dibawah siraman cahaya matahari pagi (backlight) yang menyerap siluet, memperlihatkan sapi dan orang menuntun sapi.
  2. Foto Kecepatan (Action/Timing) Bermain Egrang: Dokumentasi antara rumah, pemain egrang dan langit biru di Tanoker Ledokombo. Wawan berhasil menangkap momen permainan egrang dari sudut pandang langit yang cerah dan rumah.

Ketua DPD LDII Kabupaten Jember, H. Akhmad Malik, mengapresiasi materi praktis yang diberikan oleh praktisi dari Radar Jember ini. Sinergi yang dibangun bersama Diskominfo Jember, LINES, dan KIM LDII Jatim ini diharapkan membuat jurnalis-jurnalis muda LDII Jember semakin kaya akan keterampilan teknis, sehingga siap memproduksi produk informasi daerah yang tidak hanya akurat secara tekstual, tetapi juga memikat secara visual.

“Outputnya, kita ingin membekali pemuda dengan kelas jurnalistik adalah menjadi ibadah melalui amar makruf bilkolam, tutup Malik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *