Khofifah Akan Buka Muswil ke-10 LDII Jatim, Kader LDII Jember Siap Berkontribusi
Surabaya, 28 Agustus 2025 – Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Jawa Timur akan menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-10 pada 30–31 Agustus 2025 mendatang di Surabaya. Agenda besar lima tahunan ini menjadi forum strategis untuk menentukan arah organisasi serta memilih kepemimpinan LDII Jawa Timur periode berikutnya.
Dalam momentum tersebut, Amrodji Konawi, Ketua DPW LDII Jawa Timur saat ini, menyatakan dirinya siap kembali mencalonkan diri untuk melanjutkan kepemimpinannya. Pernyataan ini disampaikannya saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) LDII yang berlangsung pada 22–24 Agustus di Jakarta.
Meski demikian, Amrodji menegaskan bahwa Muswil merupakan forum demokratis yang terbuka bagi seluruh kader terbaik LDII Jawa Timur untuk tampil dan bersaing sehat dalam memperebutkan tongkat estafet kepemimpinan.
“Saya siap mencalonkan kembali, namun saya juga mempersilakan kader-kader terbaik LDII Jawa Timur untuk ikut bersaing. Muswil adalah forum musyawarah yang menjunjung tinggi demokrasi organisasi,” ujar Amrodji.
Rencananya, Muswil ke-10 LDII Jawa Timur dilaksanakan di Gedung Serba Guna Ponpes Sabilurrosyidin, Surabaya dan akan dibuka secara resmi oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Kehadiran gubernur menunjukkan apresiasi sekaligus dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap peran LDII dalam pembangunan umat, bangsa, dan negara.
Selain pemilihan ketua, Muswil juga akan membahas program kerja LDII Jawa Timur dalam lima tahun mendatang, termasuk penguatan dakwah, pemberdayaan ekonomi umat, pembinaan generasi muda, serta kontribusi LDII dalam mendukung pembangunan daerah.
Muswil ke-10 LDII Jatim diharapkan dapat menjadi wadah konsolidasi, regenerasi kepemimpinan, serta penguatan peran LDII dalam membangun masyarakat religius, sejahtera, dan berdaya saing.
Muswil ke-10 LDII Jatim mengangkat tema “Penguatan SDM Profesional Religius yang Berdaya Saing dan Berakhlak Mulia Menuju Jawa Timur Gerbang Baru Nusantara”. Selain memilih ketua, dalam forum tersebut akan ada Dialog Kebangsaan yang mengundang beberapa tokoh di Jawa Timur, seperti Kakanwil Kemenag Jatim, Ketum MUI Jatim, Ketua PWNU Jatim, Ketua PW Muhammadiyah. Selain itu juga menghadirkan Kapolda Jatim, Pangdam V Brawijaya, Kabinda Jatim, Kepala Bakesbangpol Jatim, dan Rektor Unibraw Malang.
Ketua DPW LDII Jatim, Amrodji Konawi mengatakan, hingga saat ini belum ada kandidat yang terang-terangan mencalonkan diri. “Biasanya, dari DPD LDII kabupaten/kota sudah memiliki penilaian terhadap figur-figur yang nanti akan dibawa dalam forum Muswil,” ujarnya.
Amrodji menegaskan bahwa dirinya sudah merasa cukup mengabdikan waktu, tenaga dan pikirannya selama lima tahun ini. Ia menyambut baik jika ada kader-kader lain yang mampu melanjutkan estafet kepemimpinan di LDII Jatim.
“Pada dasarnya, proses regenerasi ini akan berjalan sesuai amanat yang diberikan kepada setiap DPD,” tambahnya.
Amrodji menambahkan, jelang pelaksanaan Muswil, jajaran pengurus LDII Jatim telah bertemu dengan Gubernur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Grahadi. Ia menegaskan bahwa Muswil ke-10 akan menjadi forum strategis untuk merumuskan arah kebijakan dan program kerja organisasi dalam lima tahun ke depan. Ia menekankan pentingnya membangun sinergi yang kuat antara LDII dan pemerintah, demi mendorong kemajuan daerah dan kemajuan masyarakat.
“LDII siap bersinergi dalam mendukung Pembangunan Jawa Timur di berbagai sektor, mulai dari sosial, pendidikan, lingkungan hingga pemberdayaan ekonomi umat,” ujarnya.
Muswil akan dihadiri para pengurus Pleno LDII Jatim, Ketua dan sekretaris DPD LDII se-Jatim, Dewan Penasehat LDII se-Jatim, Pengasuh Ponpes naungan LDII, dan beberapa tokoh dari instansi dan ormas terkait.
Pada perhelatan Muswil akan ditampilkan pula Drama Kolosal dari Perguruan Silat PERSINAS ASAD Jatim. Mereka mengangkat kisah perjuangan heroik arek-arek Suroboyo saat melawan pasukan Inggris demi mempertahankan Kemerdekaan RI.
Ketua DPD LDII Kabupaten Jember, H. Akhmad Malik, menyatakan kesiapan penuh untuk hadir dan berpartisipasi aktif dalam forum lima tahunan tersebut. H. Akhmad Malik menegaskan bahwa Muswil adalah momentum penting bagi konsolidasi organisasi, penguatan program kerja, serta regenerasi kepemimpinan LDII di Jawa Timur.
“Kami dari DPD LDII Kabupaten Jember siap hadir dan ikut serta dalam Muswil ke-10 LDII Jawa Timur. Muswil ini adalah forum tertinggi di tingkat wilayah untuk bermusyawarah, meneguhkan visi, dan merumuskan program kerja LDII ke depan. Kami berharap Muswil kali ini berjalan dengan lancar, demokratis, serta menghasilkan keputusan terbaik untuk kemajuan LDII dan masyarakat Jawa Timur,” ujar H. Akhmad Malik.
Selain itu, ia menyampaikan bahwa kehadiran Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, untuk membuka Muswil menjadi motivasi tersendiri bagi seluruh peserta Muswil. Dukungan pemerintah daerah menunjukkan eratnya sinergi antara LDII dan pemerintah dalam membangun masyarakat religius, harmonis, dan berdaya saing.
DPD LDII Kabupaten Jember juga siap mendukung siapapun kader terbaik yang nantinya terpilih sebagai Ketua DPW LDII Jawa Timur periode berikutnya, baik Amrodji Konawi yang maju kembali maupun kader lainnya yang ikut bersaing secara sehat.
“Yang terpenting bagi kami adalah Muswil menghasilkan kepemimpinan yang amanah, profesional, religius, dan mampu membawa LDII Jawa Timur semakin berkontribusi nyata bagi bangsa dan negara,” tambah H. Akhmad Malik.
Dengan kesiapan ini, DPD LDII Kabupaten Jember berkomitmen aktif dalam setiap agenda Muswil dan membawa aspirasi serta masukan dari warga LDII di daerah Jember demi memperkuat LDII Jawa Timur ke depan.