Ketum LDII KH Chriswanto Santoso Tekankan Solidaritas Umat, Reformasi Moral, dan Sinergi dengan Aparat di Muswil ke-10 LDII Jawa Timur

0
ldiijember-muswil10-ldii-jatim-chriswanto

Surabaya, 28 Agustus 2025

Ketua Umum DPP LDII, KH Chriswanto Santoso, dalam sambutannya pada Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-10 LDII Jawa Timur menegaskan pentingnya solidaritas umat, penguatan moral bangsa, dan sinergi dengan pemerintah serta aparat penegak hukum untuk menjaga stabilitas dan kedamaian di masyarakat. “Muswil ini bukan sekadar forum pergantian kepengurusan, tetapi momentum untuk meneguhkan LDII sebagai organisasi dakwah yang memberi solusi, meneduhkan, dan memperkuat harmoni bangsa,” ujar KH Chriswanto di hadapan peserta Muswil yang berlangsung di Surabaya.

LDII Jawa Timur sebagai Barometer Nasional

Dalam arahannya, KH Chriswanto menyampaikan bahwa Jawa Timur memiliki peran strategis sebagai barometer gerakan LDII nasional. Kontribusi LDII di bidang pendidikan, ketahanan pangan, lingkungan hidup, kesehatan, dan digitalisasi perlu terus ditingkatkan agar memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas. “LDII Jawa Timur harus menjadi role model, bukan hanya bagi warga LDII di provinsi lain, tetapi juga bagi umat dan bangsa,” tegasnya.

Bela Sungkawa atas Wafatnya Affan Kurniawan

KH Chriswanto menyampaikan rasa duka mendalam atas wafatnya Affan Kurniawan, korban meninggal dunia akibat peristiwa tragis yang melibatkan oknum aparat kepolisian. “Atas nama pribadi dan keluarga besar LDII, kami menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Saudara Affan Kurniawan. Semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan serta kekuatan dalam menghadapi musibah ini,” ucap KH Chriswanto dengan penuh empati.

Beliau juga menegaskan, pemerintah bersama aparat penegak hukum perlu memproses tindakan oknum sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia, agar keadilan dapat ditegakkan dan kepercayaan masyarakat tidak luntur.

Pesan Moral: Sinergi, Kepercayaan, dan Humanisme

Keadilan adalah fondasi kepercayaan masyarakat. Tindakan oknum yang menyalahgunakan kewenangan harus diproses secara transparan dan tegas. Masyarakat diminta tetap tenang dan menahan diri, tidak terprovokasi, serta mengedepankan musyawarah.

Polri perlu memperkuat pendekatan humanis dalam melayani masyarakat, agar tidak ada lagi korban akibat tindakan represif. LDII siap bermitra dengan aparat dalam program penyuluhan hukum, pendidikan karakter, dan dakwah kebangsaan yang menumbuhkan rasa aman. “Polri adalah mitra masyarakat, bukan lawan. Mari kita jaga kepercayaan ini dengan menegakkan hukum yang adil, agar rakyat merasa terlindungi, bukan terintimidasi,” tegas KH Chriswanto.

Menutup dengan Harapan Kebersamaan

KH Chriswanto menegaskan bahwa Muswil ke-10 ini adalah momentum konsolidasi LDII Jawa Timur untuk menatap masa depan dengan optimisme, kolaborasi, dan inovasi.“LDII harus hadir sebagai perekat bangsa, menebar manfaat, serta menjadi bagian dari solusi bangsa,” pungkasnya.

Komentar Ketua DPD LDII Kabupaten Jember, H. Akhmad Malik

“Pesan yang disampaikan Bapak KH Chriswanto Santoso dalam Muswil ke-10 LDII Jawa Timur sangat relevan dengan kondisi bangsa saat ini. Beliau menekankan pentingnya solidaritas umat, penguatan moral bangsa, serta sinergi dengan pemerintah dan aparat penegak hukum. Kami di Jember siap menindaklanjuti arahan tersebut dengan memperkuat program dakwah yang menyejukkan, membangun kerukunan lintas agama, dan mengedepankan pendekatan humanis dalam berinteraksi dengan masyarakat.”Lebih lanjut, H. Akhmad Malik menambahkan:“Kami juga menyampaikan bela sungkawa yang mendalam atas wafatnya Saudara Affan Kurniawan. Semoga almarhum husnul khatimah, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan.

Kami mendukung penuh seruan Ketum LDII agar pemerintah menegakkan hukum secara adil terhadap oknum aparat yang terlibat. Hal ini penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat dan memastikan rasa aman tetap terpelihara.

Sebagai penutup, Malik menegaskan: “DPD LDII Jember akan terus berkontribusi nyata, baik melalui kegiatan sosial, pendidikan, maupun kerja sama dengan pemerintah daerah, TNI, dan Polri. Kami ingin memastikan LDII hadir sebagai bagian dari solusi, bukan bagian dari masalah, serta menjadi mitra strategis dalam mewujudkan Jember yang damai, maju, dan sejahtera.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *