MPLS Berkonsep Kemah SMP Al-Manshurin Jember Tanamkan 29 Karakter Luhur

0
ldiijember-smp-almanshurin-mpls2026

JEMBER, 15 Juli 2026 – Memulai tahun ajaran baru dengan semangat yang berbeda, SMP Al-Manshurin Jember sukses menggelar kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan konsep perkemahan yang edukatif dan menantang. Kegiatan bertajuk “Camp of Character: From Good Students to Great Leader” ini berlangsung selama dua hari satu malam, mulai tanggal 14 hingga 15 Juli 2026, bertempat di Lapangan SMP Al-Manshurin.

Berbeda dengan MPLS konvensional yang umumnya didominasi oleh materi di dalam kelas, SMP Al-Manshurin memilih alam terbuka sebagai ruang belajar pertama bagi para siswa baru. Perkemahan ini dirancang khusus untuk memberikan pengenalan komprehensif mengenai sistem pendidikan di SMP Al-Manshurin, yang secara unik menerapkan perpaduan antara kurikulum sekolah (nasional) dan kurikulum berbasis pondok pesantren.

Selama jalannya perkemahan, para siswa baru dipandu secara intensif oleh kolaborasi antara guru sekolah dan ustadz pesantren. Sinergi ini dihadirkan untuk menanamkan secara langsung 29 karakter luhur kepada seluruh siswa, khususnya bagi mereka yang juga berstatus sebagai santri di Pondok Pesantren Pelajar Al-Manshurin (PPPM).

Kepala Sekolah SMP Al-Manshurin, Sidik Wicaksono, S.H., S.Pd., C.NLPP., menegaskan bahwa pendekatan ini sangat penting untuk menyelaraskan kualitas akademik dan spiritual anak didik sejak dini.

“Selamat datang di rumah kedua kalian. Lupakan zona nyaman. Di kemah ini kita belajar disiplin, mandiri, dan berani. Karena pemimpin hebat tidak lahir dari kenyamanan. Pemimpin hebat lahir dari proses. Dan proses itu dimulai hari ini. Selamat berjuang di Camp of Character!” sambut Sidik dengan penuh semangat pada upacara pembukaan.

Lebih lanjut, Sidik menjelaskan esensi utama dari konsep integrasi di sekolah ini.

“Kami ingin siswa tidak hanya melulu belajar, tetapi bisa tertib ibadah, mengaji, dan juga punya 29 karakter luhur. Lewat pendampingan langsung dari guru dan para ustadz di perkemahan ini, anak-anak dibiasakan untuk disiplin waktu salat, giat mengaji, sekaligus mempraktikkan karakter mulia dalam kehidupan sehari-hari,” terangnya.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa baru sekaligus santri PPPM disuguhkan berbagai agenda menarik yang menguji kepemimpinan dan kemandirian, mulai dari team building games, pelatihan kepemimpinan dasar, malam keakraban di dekat api unggun, hingga ibadah mandiri bersama. Melalui konsep ini, transisi dari jenjang SD ke SMP dikemas secara menyenangkan namun tetap sarat akan pembentukan karakter (character building).

Pondok Pesantren Pelajar Al-Manshurin (PPPM) pada tahun ajaran baru 2026 ini masih membuka pendafataran santri dan pelajar baru. Melalui sinergi kuat antara kurikulum sekolah dan pesantren PPPM, SMP Al-Manshurin Jember berkomitmen mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia, tertib beribadah, dan siap menjadi pemimpin masa depan yang berintegritas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *