Muswil X LDII Jawa Timur Dorong Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah

0
ldiijember-muswil10-ldiijatim1

Surabaya, 28 Agustus 2025

Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Jawa Timur menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-10 di Surabaya, Rabu (28/08). Acara lima tahunan ini mengusung tema “Penguatan Kontribusi LDII untuk Jawa Timur yang Berkelanjutan, Berdaya Saing, dan Berakhlak Mulia”.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LDII, jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Forkopimda, tokoh agama, serta sekitar 500 peserta dari DPD LDII kabupaten/kota se-Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Ketua DPW LDII Jawa Timur, Ir. Moch. Amrodji, M.T., menyampaikan bahwa Muswil X menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi program kerja serta merumuskan arah strategis LDII dalam lima tahun ke depan. “LDII berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat dalam pembangunan yang berorientasi pada moralitas, kemandirian, dan keberlanjutan,” ujarnya.

Muswil ke-10 juga diisi dengan sidang-sidang komisi yang membahas berbagai isu strategis, seperti pendidikan karakter, ketahanan pangan, pemanfaatan teknologi digital dalam dakwah, serta pemberdayaan generasi muda. Selain itu, Muswil ini juga menjadi ajang pemilihan kepengurusan baru DPW LDII Jawa Timur periode 2025–2030.

Asisten Administrasi Umum Sekdaprov Jatim, Akhmad Jazuli mewakili dan menyampaikan beberapa amanat dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memberikan apresiasi dan menyampaikan ucapan terima kasih Gubernur Jawa Timur terhadap LDII yang selama ini telah bersinergi sangat kuat dengan Pemerintahan Provinsi Jawa Timur. “Pemerintahan Provinsi Jawa Timur mengapresiasi kepada LDII khususnya wilayah Jawa Timur karena selama ini telah bisa bekerjasama serta ketika Pemerintahan Provinsi Jawa Timur terdapat kegiatan LDII selalu datang bersama NU dan Muhammadiyah,” pesan Gubernur Jawa Timur terhadap LDII yang disampaikan oleh Jazuli.

Pemerintahan Provinsi Jawa Timur, lanjut Jazuli, berharap bahwa Muswil X LDII Jawa Timur ini dapat menghasilkan keputusan yang bermanfaat bagi umat, khususnya masyarakat Jatim demi perdamaian dan kondusivitas Indonesia. “Hal ini sejalan dengan yang disampaikan oleh Ketua Umum LDII, Chriswanto Santoso pada sambutannya yaitu supaya dalam rumusan Muswil itu, disampaikan, betapa pentingnya persatuan dan kesatuan dalam sebuah negara,” imbuhnya.

Dalam pelaksanaannya diselingi pagelaran kolosal seni pencak silat PERSINAS ASAD yang menampilkan kisah heroik melawan Inggris.Jazuli menggarisbawahi sebuat kalimat percakapan yang ia kutip dari drama kolosal tersebut, “Kalian bisa nendang dan bisa memukul, yang penting keberanian untuk bersatu. Itu hal yang paling penting, keberanian untuk bersatu itu penting”.

“Makna itu sangat dalam, karena untuk apa tokoh-tokoh bangsa Indonesia pandai menendang dan pandai memukul tapi tidak bisa untuk bersatu,” pungkasnya.

Setelah mengakhiri sambutannya Jazuli meresmikan pembukaan Muswil X LDII Jatim dengan memukul gong. Ia didampingi Ketua Umum DPP LDII KH. Chriswanto Santoso, Ketua DPW LDII Jatim Amrodji Konawi, dan Ketua PW Muhammadiyah Jatim Sukadiono.

Ketua DPD LDII Kabupaten Jember, Akhmad Malik, turut hadir secara langsung dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-10 LDII Provinsi Jawa Timur. Kehadiran beliau merupakan bentuk komitmen DPD LDII Kabupaten Jember dalam mendukung penuh agenda strategis organisasi di tingkat provinsi.

Dalam kesempatan tersebut, Akhmad Malik aktif mengikuti rangkaian kegiatan Muswil, mulai dari sidang-sidang pleno, penyampaian laporan pertanggungjawaban, hingga penyusunan rekomendasi program kerja LDII Jawa Timur ke depan. Beliau juga menjalin komunikasi dan sinergi dengan pengurus DPD LDII dari kabupaten/kota lain se-Jawa Timur, sebagai bagian dari upaya memperkuat jaringan organisasi dan kolaborasi program lintas daerah. “Kehadiran kami di Muswil ini bukan hanya sebagai bentuk partisipasi, tetapi juga sebagai upaya untuk menyerap aspirasi, menyelaraskan visi, dan memastikan bahwa LDII di daerah terus bergerak sejalan dengan arah kebijakan dan program strategis tingkat provinsi,” ujar Akhmad Malik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *