Pesan Ketua LDII Jatim: Berbagi Berkah Di Hari Iedul Adha
LDII Kabupaten Jember menggelar Sholat Iedul Adha 1446H di beberapa lokasi, termasuk di depan Masjid Al-Manshurin Patrang, di Sumber Jeruk, Jatian, Mayang, Garahan, di Rambipuji, Mangli, Tanggul, Ambulu dan lainnya. Sementara di Batu Permata, Sumbersari pelaksanaan sholat Iedul Adha dilaksanakan di halaman gereja. Kegiatan ini menjadi simbol keharmonisan dan kerukunan antar umat beragama di Jember.
Rangkaian Idul Adha warga LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia) umumnya meliputi beberapa kegiatan, antara lain:
Sholat Idul Adha: Pelaksanaan sholat Idul Adha berjamaah di masjid atau lapangan yang telah ditentukan.
Penyembelihan Hewan Kurban: Penyembelihan hewan kurban seperti sapi atau kambing setelah sholat Idul Adha, yang kemudian dagingnya dibagikan kepada masyarakat.
Pembagian Daging Kurban: Daging kurban dibagikan kepada masyarakat, terutama kepada mereka yang membutuhkan, sebagai bentuk kepedulian sosial dan toleransi.
Kegiatan Sosial: LDII juga melakukan kegiatan sosial lainnya, seperti memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya Idul Adha.Rangkaian kegiatan Idul Adha warga LDII bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, serta mempererat tali silaturahmi dan kepedulian sosial antar sesama.
Ketua DPD LDII Kabupaten Jember, Akhmad Malik menyampaikan rangkaian sholat Iedul Adha 1446H warga LDII berjalan dengan khusuk dan barokah, selanjutnya dilakukan penyembelihan hewan kurban dan pembagian kepada warga masyarakat. “Alhamdulillah pada tahun 2025 ini disebutkan lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya, ini berkat warga LDII gemar menabung untuk memerlukan berkurban,” terang Malik.
Iedul Adha ini menjadi momentum kerjasama warga LDII dalam penyembelihan hewan kurban dan menjadi contoh nyata dari semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang kuat warga LDII. Berikut beberapa aspek yang menunjukkan kerjasama warga LDII dalam penyembelihan hewan kurban:
Gotong Royong: Warga LDII bekerja sama dalam proses penyembelihan hewan kurban, mulai dari persiapan hingga pembagian daging kurban kepada masyarakat.
Kepedulian Sosial: LDII menunjukkan kepedulian sosial yang tinggi dengan membagikan daging kurban kepada masyarakat luas, termasuk mereka yang membutuhkan.
Kerukunan dan Toleransi: LDII juga menunjukkan kerukunan dan toleransi dengan membagikan daging kurban kepada non-Muslim, sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan antar umat beragama.
Pemberdayaan Masyarakat: LDII juga memberdayakan masyarakat dengan melibatkan mereka dalam proses penyembelihan dan pembagian daging kurban, sehingga dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam kegiatan sosial.
Dengan demikian, momen kerjasama warga LDII dalam penyembelihan hewan kurban menjadi contoh yang baik bagi masyarakat lainnya dalam membangun kebersamaan dan kepedulian sosial.
Makna Idul Adha adalah hari raya kurban yang diperingati oleh umat Islam sebagai bentuk pengorbanan dan kepatuhan kepada Allah SWT. Idul Adha dirayakan pada tanggal 10 Dzulhijjah, bertepatan dengan pelaksanaan wuquf di Arafah, salah satu rukun haji yang paling penting.
Makna dan Filosofi Idul Adha:
Kembali kepada Semangat Perjuangan: Idul Adha bermakna kembali kepada semangat perjuangan dengan tekad yang kuat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Pengorbanan: Idul Adha juga berarti hari pengorbanan, seperti yang dilakukan Nabi Ibrahim AS yang rela mengorbankan putranya, Nabi Ismail AS, sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT.
Kedekatan dengan Allah: Melalui penyembelihan hewan kurban, seorang hamba diharapkan semakin dekat dengan Allah Azza wa Jalla.
Sambutan LDII: LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia) menyambut Idul Adha dengan penuh semangat dan kebersamaan. Dalam sambutannya, Ketua DPW LDII Jawa Timur, KH. Moch. Amrodji Konawi, menekankan pentingnya:
Bersyukur atas Karunia Allah: Mensyukuri karunia Allah SWT yang memungkinkan kita melaksanakan sholat Idul Adha dan prosesi penyembelihan hewan kurban.
Meneladani Nabi Ibrahim AS: Meneladani semangat pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan keluarganya sebagai contoh ketaqwaan dan loyalitas kepada Allah SWT.-
Memperkokoh Kerukunan dan Solidaritas Sosial: Idul Adha menjadi momen untuk memperkokoh kerukunan dan solidaritas sosial melalui kegiatan kurban dan berbagi dengan sesama.
LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia) menyampaikan beberapa pesan penting terkait penyembelihan hewan kurban, yaitu:
Pemilihan Hewan Kurban: Hewan kurban harus dipilih sesuai dengan syariat Islam, yaitu sehat, cukup umur, dan tidak cacat.
Penyembelihan yang Higienis: Proses penyembelihan dan penanganan daging kurban harus mengikuti kaidah kesejahteraan hewan serta prinsip higienis dan sanitasi untuk menjamin daging kurban yang dihasilkan aman dan layak konsumsi.
Tanggung Jawab Sosial: Penyembelihan hewan kurban bukan hanya tentang ibadah, tetapi juga tentang tanggung jawab sosial untuk menyajikan daging yang sehat dan higienis bagi masyarakat.
Pemberdayaan Ekonomi Peternak: LDII juga menekankan pentingnya memberdayakan ekonomi peternak melalui pembelian hewan kurban, sehingga dapat membantu meningkatkan ekonomi keluarga peternak.
Kerukunan dan Kepedulian Sosial: LDII juga membagikan daging kurban kepada masyarakat luas, termasuk non-muslim, sebagai bentuk kepedulian sosial dan kerukunan antar umat beragama.