Pramuka dan PBB jadi Kurikulum Pondok Al-Manshurin Jember
Santri Pondok Pesantren Al Manshurin Jember mendapatkan pendidikan yang komprehensif dan holistik, tidak hanya fokus pada materi pokok pemahaman Qur’an dan hadits, tetapi juga penanaman 29 karakter luhur.
Selain itu, mereka juga mendapatkan materi kurikulum tambahan seperti PBB dan Pramuka, yang dapat membantu meningkatkan kedisiplinan, kerja sama, dan kemampuan kepemimpinan.
Praktek kemandirian yang diperoleh santri dari pengusaha sukses dan lembaga pendidikan keterampilan (LPK) di Jember juga dapat membantu santri dalam mengembangkan kemampuan praktis dan entrepreneurship.
Dengan demikian, santri Pondok Al Manshurin Jember dapat menjadi generasi yang tidak hanya memiliki pengetahuan agama yang kuat, tetapi juga kemampuan praktis dan karakter luhur yang dapat membantu mereka sukses dalam berbagai bidang kehidupan.
Beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari pendidikan yang komprehensif ini adalah:
– Meningkatkan kemampuan akademis dan praktis
– Membangun karakter luhur dan kepribadian yang kuat
– Meningkatkan kemampuan kepemimpinan dan kerja sama
– Mengembangkan kemampuan entrepreneurship dan kemandirian
– Menjadi generasi yang berkualitas dan berkontribusi positif bagi masyarakat.

Santri Pondok Al-Manshurin Jember (27/3) melakukan latihan baris berbaris (PBB) di Alun-alun Jember untuk meningkatkan kedisiplinan, ketekunan, dan solidaritas antar santri. Kegiatan ini dapat membantu santri dalam:
– Meningkatkan disiplin dan tanggung jawab
– Membangun kerja sama dan solidaritas antar santri
– Meningkatkan kesadaran akan pentingnya aturan dan tata tertib
– Mengembangkan kemampuan fisik dan mental
Latihan PBB juga dapat menjadi sarana untuk membentuk karakter dan kepribadian santri yang kuat, disiplin, dan bertanggung jawab. Dengan demikian, santri Pondok Al-Manshurin Jember dapat menjadi generasi yang berkualitas dan berkontribusi positif bagi masyarakat.
Pelatihan PBB dipimpin oleh Mujiyanto, seorang pelatih dari Satpam Jember, dapat membantu santri Pondok Al-Manshurin Jember dalam meningkatkan kemampuan dan kedisiplinan mereka. Dengan pengalaman dan pengetahuan Mujiyanto sebagai pelatih Satpam, santri dapat belajar tentang teknik baris berbaris yang benar dan disiplin yang tinggi.
Mujiyanto memiliki kemampuan untuk:
– Mengajarkan teknik baris berbaris yang benar dan efektif
– Meningkatkan kedisiplinan dan tanggung jawab santri
– Membangun kerja sama dan solidaritas antar santri
– Mengembangkan kemampuan fisik dan mental santri
Dengan pelatihan PBB yang dipimpin oleh Mujiyanto, santri Pondok Al-Manshurin Jember dapat menjadi lebih disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki kemampuan yang lebih baik dalam berbagai aspek kehidupan.
Akbar, santri asal Jakarta menyampaikan yang merasa sangat senang dan bahagia mondok di Al-Manshurin Jember. “Saya merasakan hidup di pondok ini dengan senang dan betah, banyak teman, banyak kegiatan, dan dilatih disiplin PBB dan Pramuka,” ungkapnya.
Ya, Akbar datang ke pondok Al-Manshurin Jember diusia SD yang masa kecilnya di Jakarta penuh dengan keprihatinan. Berasal dari keluarga yang kurang mampu dan kehidupan yang keras di ibu kota Jakarta. Akbar kemudian di asuh pamannya di Jember dan dititipkan di pondok Pesantren Al-Manshurin sambil sekolah.
Di Pondok Al-Manshurin Jember, Akbar mendapatkan pendidikan dan kehidupan yang lebih baik dan bertemu banyak teman santri di Al-Manshurin.
Pengasuh pondok pesantren Al-Manshurin, Budi Santoso mengatakan bahwa pondok pesantren Al-Manshurin siap membimbing dan memberikan pendidikan yang baik kepada semua santri. “Kurikulum pondok yaitu penanaman agama berdasarkan Qur’an dan hadits, penanaman 29 karakter luhur, tertib sholat 5 waktu di masjid, bangun dan doa malam, memberikan pelatihan kemandirian, Pramuka dan PBB,” jelasnya.
Lebih lanjut Budi Santoso juga menerangkan bahwa di Jember selain ada Pondok Pesantren Pelajar dan Mahasiswa (PPPM) juga ada Pondok Pesantren khusus Mahasiswa (PPM). “Alhamdulillah tawaran beasiswa bagi santri PPPM juga tersedia, tahun ini beberapa santrinya mendapatkan beasiswa kuliah dari STT Mandala Jember. Tahun ini memberikan ada tawaran 100 beasiswa bagi santri yang ingin melanjutkan kuliah di STT Mandala,” ungkapnya.
PPM dengan gedung yg representatif saat ini menampung kurang lebih 250 mahasiswa (Universitas Jember, Politeknik Negeri Jember, Universitas Muhammadiyah, dan STT Mandala, UIN, UNIPAR dan UT) dengan mahasiswa dari berbagai daerah bisa kita ramut kelancaran studi dan ibadahnya.
Santri pondok Al-Manshurin juga sedang menyiapkan sarana pendidikan formal baik PAUD, TK, SD dan SMP. Saat ini untuk SD dan SMP sudah berjalan dalam bentuk bording school, kerjasama dengan sekolah formal. “Kedepan sedang disiapkan pendirian gedung sekolahnya, kami mohon doa dan dukungan dari semuanya,” tutupnya.