Bukan Sekadar Cari SIM, Gen Z LDII Jember Diajak Polres Jember Jadi Pahlawan Keselamatan di Jalan
JEMBER (10/01/2026) – Menindaklanjuti respon cepat Kapolres Jember atas aspirasi warga, DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Jember sukses menggelar kegiatan Coaching Clinic Ujian Praktek SIM pada Sabtu (10/1). Bertempat di Aula DPD LDII Jember, acara yang bekerja sama dengan Satlantas Polres Jember ini dibanjiri oleh antusiasme generasi muda (Gen Z) dari warga LDII dan masyarakat sekitar.
Kegiatan ini merupakan langkah nyata kolaborasi antara kepolisian dan ormas dalam memberikan edukasi keselamatan berkendara (safety riding) serta memudahkan masyarakat memahami mekanisme ujian praktek SIM.


Respon Positif Generasi Muda
Para peserta Gen Z terlihat sangat serius namun antusias saat mencoba lintasan praktek yang dipandu langsung oleh petugas Satlantas.

Ale, salah satu peserta laki-laki, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. “Jujur awalnya tegang membayangkan ujian praktek SIM. Tapi setelah ikut coaching clinic ini, saya jadi tahu teknik yang benar saat belok dan menjaga keseimbangan. Petugasnya sabar banget menjelaskan. Sekarang saya jadi lebih percaya diri untuk ikut ujian resmi nanti,” ungkap Ale.
Hal senada disampaikan oleh Ismi, peserta perempuan yang turut mencoba lintasan. “Seneng banget bisa praktek langsung dan dikasih tahu tips-tipsnya. Ternyata berkendara yang baik itu bukan cuma soal bisa jalan, tapi soal teknis keselamatan. Terima kasih Polres Jember dan LDII sudah memfasilitasi kami yang baru punya KTP ini untuk melek aturan jalan raya,” kata Ismi.
Materi Coaching Clinic oleh IPDA Firman
Dalam kegiatan yang berlangsung di Aula DPD LDII Jember tersebut, IPDA Firman dari Satlantas Polres Jember memberikan pembekalan eksklusif agar para pemula, khususnya Gen Z, bisa mendapatkan SIM dengan cara yang benar dan sekali jadi.

1. Kisi-kisi Lulus Ujian Tulis (Teori)
IPDA Firman membagikan beberapa poin kunci yang sering muncul dalam ujian tulis:
- Pahami Marka & Rambu: Fokus pada arti garis putih (putus-putus vs tidak terputus) serta perbedaan warna dasar rambu (peringatan, larangan, dan perintah).
- Etika Persimpangan: Mengerti aturan prioritas kendaraan saat di pertigaan atau perempatan tanpa lampu lalin.
- Kecepatan Aman: Memahami batas kecepatan minimal dan maksimal di berbagai medan jalan.
- Sistem Pengereman: Pengetahuan tentang teknik pengereman darurat yang aman tanpa membuat kendaraan tergelincir.
2. Kiat Sukses Ujian Praktek
Agar peserta tidak grogi saat mencoba lintasan seperti yang dilakukan Ale dan Ismi, IPDA Firman memberikan tips teknis:
- Pandangan Mata (Eye Focus): Jangan melihat ke arah roda atau aspal di bawah, tapi fokuskan pandangan ke depan atau ke titik tujuan agar keseimbangan terjaga.
- Kontrol Gas & Rem: Gunakan perasaan saat menarik gas (smooth) terutama saat melintasi angka 8 dan jalur zig-zag agar mesin tidak mati di tengah lintasan.
- Postur Tubuh: Posisi duduk harus tegak dan rileks, kaki menjepit tangki (untuk motor kopling) atau berada di posisi stabil (untuk matic) guna mempermudah manuver.
3. Prinsip Berkendara yang Baik
Dalam sesi praktek, petugas Satlantas Polres Jember memberikan arahan langsung mengenai perilaku berkendara yang bertanggung jawab:
- Prinsip Safety Riding Petugas menekankan bahwa berkendara bukan sekadar menguasai mesin, melainkan menguasai emosi dan keselamatan. Peserta diajarkan untuk selalu mengutamakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya. Kenali kendaraan, kelengkapan surat, spion, rem, helm SNI dan lainnya.
- Fokus pada Konsentrasi (Psikis) Senada dengan pesan Kapolres Jember, petugas menjelaskan bahwa kondisi psikologis pengendara sangat berpengaruh. Pengendara diminta tidak mengemudi saat sedang stres, emosi, atau kelelahan karena dapat menurunkan daya respon di jalan raya.
- Teknik Keseimbangan dan Kelincahan Selama simulasi ujian praktek motor, petugas memberikan tips menjaga keseimbangan saat melalui lintasan. Sebelum jalan, tengok kanan dan kiri. Fokus mata harus diarahkan ke depan (tujuan), bukan ke bawah atau ke roda, untuk menjaga kestabilan motor. Saat melintasi rintangan usahakan kestabilan, kaki tetap (tidak turun dari pijakan) dan berputar kembali ke start awal.
Apresiasi Ketua DPD LDII Jember
Ketua DPD LDII Kabupaten Jember, H. Akhmad Malik Afandi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolres Jember beserta jajaran Satlantas atas realisasi janji pelayanan publik yang sangat cepat ini.

“Kami sangat berterima kasih kepada Polres Jember. Ini adalah bentuk nyata sinergi dalam membangun karakter generasi muda yang taat hukum. Dengan bekal edukasi ini, kami berharap warga LDII, khususnya anak muda, bisa menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di Jember. Keselamatan bukan sekadar kebutuhan, tapi bagian dari ibadah kita dalam menjaga nyawa diri sendiri dan orang lain,” terang Malik. (/bob)
Baca juga:
Perkuat Sinergitas Kamtibmas, Kapolres Jember Kunjungi DPD LDII Kabupaten Jember