Jelang Munas X, Ketum DPP LDII Silaturahmi ke PP Muhammadiyah Perkuat Ukhuwah dan Moderasi Beragama
JAKARTA (13/01/2026) – Menjelang perhelatan akbar Musyawarah Nasional (Munas) X yang dijadwalkan pada April 2026 mendatang, Ketua Umum DPP Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), KH Chriswanto Santoso, melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah untuk bertemu dengan KH Sahal, Selasa (13/1).
Dalam kesempatan itu, Chriswanto menekankan pentingnya komunikasi dan silaturahmi agar antarlembaga dapat saling melengkapi kelebihan dan meminimalkan kekurangan. Menurutnya, ormas keagamaan memiliki harapan besar dari umat Islam untuk terus berkontribusi dalam mendukung negara.
“Dalam hal-hal yang bersifat formal, seperti kami akan menyelenggarakan munas, tentu kami harus berdiskusi dengan ormas Islam lainnya. Silaturahim ini penting, karena sebagai sesama muslim kami memiliki tanggung jawab membangun bangsa dan negara,” ujar KH Chriswanto.
“Permasalahan bangsa ini tidak bisa hanya diselesaikan oleh pemerintah atau satu ormas. Indonesia dibangun atas dasar perbedaan, dan justru perbedaan itu memperkaya upaya membangun Indonesia,” tutur Chriswanto.

KH Chriswanto juga berharap kerja sama antara LDII dan Muhammadiyah tidak hanya terjalin dalam momentum Munas X LDII, tetapi berlanjut secara berkesinambungan di berbagai bidang, “Kami sebagai saudara yang lebih muda banyak belajar, terutama di bidang sosial, pengelolaan aset, pendidikan, dan kesehatan. Selama ini kami banyak meniru karena ada banyak kesamaan. Silaturahim ini untuk memperdalam proses belajar agar menjadi lebih baik lagi,” katanya.
Pertemuan dua tokoh organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam besar di Indonesia ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, mengusung misi penguatan ukhuwah Islamiyah serta kolaborasi strategis dalam membangun umat.
Fokus Pembicaraan: Ukhuwah dan Kontribusi Bangsa
Dalam pertemuan tersebut, KH Chriswanto Santoso menyampaikan beberapa poin penting yang menjadi inti pembicaraan, antara lain:
- Penyampaian Rencana Munas X LDII: Ketum LDII secara resmi menginformasikan rencana penyelenggaraan Munas X pada April 2026 serta memohon doa restu dan masukan dari PP Muhammadiyah agar perhelatan tersebut membawa manfaat bagi bangsa.
- Penguatan Moderasi Beragama: Kedua tokoh berdiskusi mengenai pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama dan memperkuat posisi ormas Islam sebagai pilar stabilitas nasional di tengah dinamika global.
- Sinergi Dakwah dan Pendidikan: Membahas peluang kolaborasi dalam bidang pendidikan dan dakwah yang inklusif untuk mencetak generasi muda yang memiliki karakter kuat dan nasionalisme tinggi.
Apresiasi dari PP Muhammadiyah
KH Sahal menyambut baik kunjungan tersebut dan memberikan apresiasi atas langkah proaktif LDII dalam menjalin komunikasi antar-ormas. Beliau menekankan bahwa kerja sama antara LDII dan Muhammadiyah sangat penting dalam memberikan solusi bagi permasalahan sosial dan ekonomi yang dihadapi umat saat ini.

Ketua PP Muhammadiyah Bidang Tabligh, Dakwah Komunitas, Kepesantrenan, dan Pembinaan Haji-Umrah, KH Saad Ibrahim menyambut kehadiran jajaran pengurus LDII tersebut. “Atas nama Pimpinan Muhammadiyah menyampaikan terima kasih atas kehadirannya kepada DPP LDII untuk yang kedua kalinya ini. Kita saling belajar, kita saling melihat sisi positif dari masing-masing, lalu kemudian kita gunakan untuk kekuatan kita bersama,” ujar KH Saad.
Ia berharap ukhuwah dengan ormas Islam, termasuk dengan LDII, dapat terus terjalin. Ke depan, diharapkan ada kerja sama yang konkret dalam konteks umat, kebangsaan, dan konteks universal.
Lebih lanjut KH. Saad menegaskan, kebersamaan antarormas Islam telah terbangun sejak lama, tidak hanya secara fisik tetapi juga secara batin, “Kebersamaan itu bukan sekadar soal bertemu. Walaupun tidak bertemu, batin kita sudah menjadi satu, ini harus menjadi bagian dari pandangan kita terhadap ormas-ormas, khususnya ormas keagamaan,” ujarnya.
KH Saad menambahkan audiensi LDII dengan Muhammadiyah diharapkan dapat ditindaklanjuti dengan kerja sama yang konkret dan berkelanjutan, demi kemaslahatan umat dan bangsa. KH Saad Ibrahim juga mendoakan agar pelaksanaan Munas X LDII 2026 berjalan lancar dan sukses.
“Insya Allah akan dimudahkan oleh Allah, diberikan pertolongan dan kesuksesan. Seluruh kebaikan dan ikhtiar demi kemaslahatan umat yang telah dilakukan dapat terus berlanjut dan menjadi lebih baik,” tuturnya.
Menurutnya, kerja sama lintas ormas tidak hanya penting bagi LDII dan Muhammadiyah, tetapi juga dengan seluruh elemen masyarakat. Kesamaan nilai dan kepedulian sosial menjadi modal penting dalam membangun umat dan bangsa secara bersama-sama.
Dukungan dan Harapan dari Daerah
Ketua DPD LDII Kabupaten Jember, H. Akhmad Malik Afandi, memberikan kesan positif dan apresiasi yang tinggi atas pertemuan silaturahmi antara Ketua Umum DPP LDII, KH Chriswanto Santoso, dengan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, KH Sahal.Berikut adalah poin-poin kesan dan harapan yang disampaikan oleh Akhmad Malik:
Berikut adalah poin-poin kesan dan harapan yang disampaikan oleh Akhmad Malik:
- Teladan Ukhuwah: Pertemuan tersebut dinilai sebagai teladan nyata dalam menjaga ukhuwah Islamiyah dan persatuan antar-ormas besar di tingkat pusat.
- Energi Positif bagi Daerah: Silaturahmi tokoh tingkat nasional ini memberikan energi positif bagi pengurus di tingkat daerah untuk terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai elemen umat.
- Keselarasan Visi: Malik merasa bangga karena program-program LDII, terutama dalam “8 Bidang Pengabdian untuk Bangsa”, mendapatkan ruang diskusi yang baik dan selaras dengan visi ormas Islam lainnya seperti Muhammadiyah dalam membangun bangsa yang beradab dan sejahtera.
- Optimisme Jelang Munas X: Ia optimis bahwa dukungan dan doa restu dari PP Muhammadiyah akan menambah kesuksesan gelaran Munas X LDII pada April 2026 mendatang.
Menurut Malik, sinergi antara Ulama dan Umaro, serta antar-sesama ormas Islam, adalah kunci utama dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang rukun dan aman.
Harapan Pasca Pertemuan
KH Chriswanto Santoso berharap silaturahmi ini menjadi pembuka jalan bagi kolaborasi yang lebih teknis di masa depan. Ia menegaskan bahwa LDII berkomitmen untuk terus belajar dan bersinergi dengan ormas Islam lainnya demi mewujudkan cita-cita besar “8 Bidang Pengabdian LDII untuk Bangsa” yang selaras dengan kemajuan Indonesia.
Audiensi ini menjadi komitmen LDII dan Muhammadiyah untuk terus memperkuat sinergi, menjaga ukhuwah, serta berkontribusi aktif dalam mendukung pembangunan nasional dan kemaslahatan umat