DAI Kamtibmas LDII Harus Punya Prinsip 5 Kerja
SATRESKRIM, Eko dalam Diklat DAI Kamtibmas DPD LDII Jember (27/3) memberikan wawasan tentang penindakan
Kita harus bisa membawa mindset atau pola pikir yang baik, berdoa baik dengan mengaplikasikan perbuatan baik disertai ikhtiar maka hidup kita akan baik.
Mengutip Surat ayat 3 “Innalloha layugoyirua biqoumin Hatta yugoyiruma bianfusihim”
Hasan Saz mengusulkan peran penting Bhabinkamtibmas untuk bersinergi dengan DAI di desa untuk mencegah adanya tindakan kriminal di masyarakat.
Eko sangat apresiasi dan akan menyampaikan pentingnya komunikasi dan sinergi bersama masyarakat. Karena itu memang tugas Bhabinkamtibmas. Pentingnya srawung/berkunjung, dan pro aktif untuk saling koordinasi, komunikasi, bahasanya ngopi dulu laah, kata Eko.
Polisi tidak ujug-ujug melakukan penindakan, karena harus ada alat bukti, kronologis, saksi-saksi.
Kalau kamu burung Gelatik jangan makan burung Merpati nanti kesedak, kata Eko. Saya menyampaikan pada rekan Kerja itu ada 5, yaitu:
- Kerja keras, jangan keras tok
- Kerja cerdas,
- Kerja ikhlas,
- Kerja tuntas dan endingnya/ahirnya
- Kerja sukses
Hidup adalah pilihan dan dalam hidup pasti ada masalah dan perlu diingat hidup terus berjalan pasti ada solusi dan penyelesaian.
Pesan SATRESKRIM Eko kepada peserta Diklat Dai Kamtibmas LDII untuk hablumminallah dan hablumminannas. Eko juga mengajak DAI Kamtibmas bisa menerapkan 5 kerja, yaitu kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, kerja tuntas dan semoga sukses, tutup Eko dengan mengucapkan Amin
Baca Juga: Pesan Kapolres ; Pembekalan SATINTEL Kepada DAI Kamtibmas ; Indonesia Masih Darurat Narkoba