Ketua Umum LDII: Program 5 Sukses Ramadan Perkuat Karakter Generasi Muda dan Toleransi

0
ldiijember-muswil10-ldii-jatim-chriswanto

JAKARTA – Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) menyatakan rangkaian kegiatan ibadah dan sosial selama bulan suci Ramadan tahun ini berjalan sukses di seluruh penjuru tanah air. Capaian ini dinilai bukan sekadar keberhasilan ritual ibadah, melainkan juga wujud nyata penguatan moderasi beragama dan peningkatan peran generasi muda dalam kehidupan bermasyarakat.

Ketua Umum DPP LDII, KH Chriswanto Santoso, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi pengurus dan warga LDII mulai dari tingkat pusat hingga Pimpinan Anak Cabang (PAC) di tingkat kelurahan.

“Alhamdulillah, kegiatan Ramadan tahun ini berjalan dengan baik di seluruh Indonesia. Ini menunjukkan bahwa warga LDII mampu menjalankan ibadah secara optimal sekaligus berkontribusi dalam menjaga kerukunan, kebersamaan, dan memberi manfaat di tengah masyarakat,” ujar KH Chriswanto dalam keterangan resminya.

Fokus pada Kepedulian Sosial dan Moderasi

Menurut KH Chriswanto, salah satu pilar utama kegiatan tahun ini adalah aksi sosial seperti pembagian takjil gratis kepada para pengendara. Selain membantu sesama, aksi ini dirancang untuk mengasah kepekaan sosial generasi muda agar terbiasa berbagi tanpa memandang latar belakang penerimanya.

Langkah ini, lanjutnya, merupakan implementasi dari nilai moderasi beragama. Dengan mengedepankan toleransi dan saling menghormati, LDII berupaya memastikan bahwa kehadiran warga di tengah masyarakat membawa kesejukan dan harmoni.

Program “5 Sukses Ramadan” dan Peran Pemuda

Keberhasilan ibadah warga LDII tahun ini tetap berpijak pada pedoman 5 Sukses Ramadan, yang meliputi:

  1. Sukses Puasa
  2. Sukses Salat Tarawih
  3. Sukses Tadarus Al-Quran
  4. Sukses Meraih Lailatul Qadar
  5. Sukses Menunaikan Zakat Fitrah

“Program ini bukan hanya mendorong peningkatan ibadah secara individu, tetapi juga membangun karakter umat yang disiplin, berakhlak, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi,” jelas KH Chriswanto.

Ia juga secara khusus menyoroti peran strategis generasi muda LDII yang menjadi motor penggerak di lapangan, mulai dari distribusi logistik, pengelolaan masjid, hingga aktif dalam kegiatan tarawih keliling (Tarling). Baginya, keterlibatan ini sangat penting untuk membentuk generasi penerus yang tidak hanya religius, tetapi juga adaptif terhadap lingkungan sosial.

Sinergi untuk Persatuan Nasional

Menutup pernyataannya, KH Chriswanto menekankan pentingnya sinergi antara LDII, Pemerintah Daerah, dan organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam lainnya. Kegiatan Tarling bersama dinilai menjadi simbol kuat ukhuwah Islamiyah demi menjaga keutuhan bangsa.

“Nilai-nilai Ramadan harus menjadi fondasi dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan semangat kebersamaan dan moderasi beragama, kita optimistis dapat menjaga harmoni dan membangun bangsa yang lebih baik,” pungkasnya.

Sukses Ramadhan di Jember

Senada dengan arahan pusat, Ketua DPD LDII Kabupaten Jember, H. Akhmad Malik Afandi, S.P., mengungkapkan bahwa pelaksanaan Ramadan di Kabupaten Jember tahun ini berlangsung sangat dinamis dan kondusif. Ia menekankan bahwa warga LDII Jember fokus pada penguatan harmonisasi dengan masyarakat setempat.

“Di Jember, kami menerjemahkan instruksi DPP dengan aksi nyata di lapangan. Seluruh PAC di tingkat desa dan kelurahan bergerak serentak. Tidak hanya fokus pada ibadah internal melalui ‘5 Sukses Ramadan’, tetapi juga memperkuat ukhuwah melalui kegiatan sosial yang menyentuh masyarakat langsung,” ujar Malik.

Malik merinci, salah satu program unggulan di Jember adalah pembagian ribuan paket takjil di titik-titik strategis kota dan kecamatan, serta partisipasi aktif dalam agenda Safari Ramadan bersama jajaran Forkopimda Jember.

“Kami sangat mengapresiasi semangat generasi muda LDII Jember yang menjadi panitia di masjid-masjid. Mereka membuktikan bahwa kesalehan pribadi harus berjalan beriringan dengan kesalehan sosial. Sinergi kami dengan Pemerintah Kabupaten Jember dan ormas Islam lainnya juga semakin erat, demi menjaga Jember yang tetap sejuk dan toleran,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *