Memperkuat Ukhuwah, LDII dan MUI Jatim Siap Sinergi Lintas Bidang
SURABAYA, 23 Juli 2026 – Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPW LDII) Jawa Timur menggelar kunjungan silaturahim ke jajaran pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur di Kantor MUI Jatim, Surabaya, pada Rabu (22/7). Kunjungan ini menjadi momentum strategis untuk menghidupkan kembali kerja sama yang sempat vakum sekaligus memperluas potensi kolaborasi di bidang lingkungan, wawasan kebangsaan, dan keagamaan.
Ketua DPW LDII Jawa Timur, KH. Moch Amrodji Konawi, menyampaikan bahwa rekam jejak sinergi antara LDII dan MUI sebenarnya telah terbangun sejak lama. Salah satu tonggak awalnya adalah gerakan penghijauan di berbagai daerah binaan MUI yang manfaatnya telah dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kerja sama kami dengan MUI diawali melalui program penghijauan. Kami berharap program itu dapat diaktifkan kembali karena manfaatnya telah dirasakan masyarakat. Selain itu, kami juga mengusulkan perluasan kerja sama di bidang wawasan kebangsaan dan keagamaan,” ujar Amrodji.
Ia menambahkan, LDII berharap MUI di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota dapat hadir memberikan pembekalan wawasan kebangsaan dan keagamaan secara berkala pada pengajian-pengajian LDII serta pondok pesantren di bawah naungan organisasi. Dengan demikian, hubungan kerja sama tidak hanya berlanjut, tetapi juga semakin berkembang untuk memperkuat pembinaan umat.
Sebagai langkah nyata, DPW LDII Jatim akan merembetkan gerakan ini ke tingkat akar rumput dengan mendorong seluruh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII di kabupaten/kota se-Jawa Timur untuk segera bersilaturahim dan membangun komunikasi aktif dengan MUI di daerah masing-masing.

Sambutan Hangat dan Respons Konkret MUI Jawa Timur
Rencana kolaborasi tersebut disambut hangat oleh Ketua Umum MUI Jawa Timur, Prof.KH. Abd. Halim Soebahar. Menurutnya, hubungan baik antara MUI dan LDII merupakan modal sosial yang sangat penting dalam memperkuat ukhuwah Islamiyah serta menghadirkan kemaslahatan nyata bagi masyarakat luas.
Kiai Halim menegaskan bahwa gagasan-gagasan yang diusung LDII akan disalurkan dan ditindaklanjuti secara teknis melalui komisi-komisi resmi yang ada di tubuh MUI Jatim sesuai dengan bidangnya masing-masing.
“Di MUI ada komisi-komisi yang menangani berbagai bidang. Kerja sama yang dibangun hari ini bisa ditindaklanjuti melalui komisi sesuai dengan programnya, sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat. Kami berharap komunikasi ini berlanjut hingga tingkat kabupaten dan kota,” ungkap Kiai Halim.
Apresiasi dari Daerah: Jejak Sinergi Harmonis Jember
Semangat kolaborasi ini turut mendapat sambutan apresiatif dari Ketua DPD LDII Kabupaten Jember, H. Akhmad Malik, yang hadir mendampingi jajaran DPW LDII Jawa Timur dalam pertemuan tersebut.
Malik menyoroti bahwa hubungan kelembagaan dan personal antara LDII Jember dengan MUI memperkuat ukhuwah yang nyata. Prof. Halim Soebahar adalah ulama dan tokoh yang juga berasal dari Jember. Penguatan kerja sama di tingkat provinsi ini dinilai akan semakin mempermudah implementasi program-program pembinaan umat dan lingkungan hidup di daerah, khususnya di Kabupaten Jember.
“Bagi kami di Jember, Prof. Halim adalah orang tua sekaligus guru. Gerak dakwah LDII di Jember dan Jawa Timur selalu sejalan dengan bimbingan beliau selaku Ketua MUI Jawa Timur yang juga tokoh kebanggaan warga Jember,” ungkap Malik.
Acara silaturahim diakhiri dengan sesi foto bersama antara jajaran pengurus DPW LDII Jawa Timur dan pengurus MUI Jawa Timur sebagai simbol komitmen bersama dalam merawat toleransi, kebangsaan, dan kelestarian lingkungan.