Gus Irfan di Munas X LDII: “Indonesia Harus Swasembada! Jangan Sampai Gejolak Dunia Ganggu Piring Makan & Ibadah Kita”

0
ldiijember-munasx-gus-irfan-menhaj

JAKARTA (7/4) – “Pemerintah nggak bisa jalan sendirian!” Pesan bold ini disampaikan langsung oleh Menteri Haji dan Umrah RI, KH. Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan), saat memberikan materi di depan ribuan peserta Munas X LDII di Grand Ballroom Minhaajurrosyidiin, Selasa (7/4).

Gus Irfan mengajak LDII untuk bukan sekadar jadi ormas, tapi jadi jembatan strategis antara kebijakan pemerintah dan realitas di masyarakat.

Visi Presiden Prabowo: Swasembada Harga Mati!

Gus Irfan menegaskan bahwa tema Munas X LDII sangat match dengan visi Presiden Prabowo. Di tengah ketidakpastian global dan panasnya geopolitik, kuncinya cuma satu: Mandiri!

“Presiden Prabowo instruksikan kita harus swasembada pangan, air, dan energi. Kalau tiga hal ini aman, mau ada badai apa pun di luar sana, Indonesia tetap tegak berdiri,” ujar Gus Irfan.

Update Haji 2026: Keamanan Jemaah Prioritas Utama

Bagi para calon jemaah haji, Gus Irfan membawa kabar penting terkait dampak konflik Iran vs Israel & AS. Meskipun ada tantangan besar, pemerintah tetap on track.

  • Jadwal Tetap Aman: Komunikasi dengan Arab Saudi terus berjalan lancar.
  • Biaya Tiket Naik? Ada potensi kenaikan biaya hingga Rp10 juta per jemaah akibat situasi perang.
  • Kabar Baiknya: Presiden Prabowo berpesan agar tambahan biaya tersebut jangan dibebankan ke kantong jemaah. Pemerintah sedang meracik skema pembiayaan bareng Menko Perekonomian agar jemaah tetap tenang.

“Pertimbangan utama kita adalah keamanan dan keselamatan. Apapun yang terjadi, jemaah harus terlindungi,” tegasnya.

LDII Sebagai “Perekat” Bangsa

Gus Irfan memuji peran LDII yang fokus pada penguatan karakter dan moderasi beragama. Menurutnya, keberagaman Indonesia yang luar biasa butuh “perekat” agar tidak mudah pecah.”Kita butuh dakwah yang menyejukkan. LDII punya peran besar di situ. Ketahanan nasional bakal kokoh kalau pemerintah, ormas, dan dunia usaha kompak jalan bareng,” tambahnya.

The Conclusion: Kerja Kolektif!

Lebih lanjut ia mengatakan, situasi Timur Tengah, memberikan pembelajaran, membangun bangsa, tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. “Ketahanan nasional, akan kokoh, jika dibangun oleh seluruh elemen bangsa. Mulai dari pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, dan masyarakat itu sendiri,” katanya.

Menurutnya, Indonesia memiliki keberagaman yang tinggi, dan semua itu membutuhkan perekat. “Yakni, nilai-nilai kebangsaan, moderasi beragama dan karakter masyarakat. Tanpa itu, bangsa Indonesia akan mudah terpecah dan tidak akan menjadi bangsa yang tangguh,” jelasnya.Untuk mendukung hal tersebut, ia menilai, LDII dapat terus meningkatkan perannya.

“Melalui dakwah yang menyejukkan, penguatan karakter, serta kontribusi dalam kehidupan sosial. Untuk menjaga keharmonisan dan ketahanan nasional,” tutup Gus Irfan.

Berita terkait:

Mabes TNI di Munas X LDII: “TNI Kuat Karena Rakyat, Bukan Sekadar Senjata.”

Krisis Dunia di Depan Mata! Ketum LDII di Munas X: Saatnya Ormas Jadi Benteng Ketahanan Nasional

Rapatkan Barisan! Ketua LDII se-Korda 3 Jatim Siap Kawal Total Rekomendasi Munas X di Jakarta

Ready for the Future! LDII Siap Jawab Krisis Global di Munas X & Pamer Kemandirian Anak Muda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *