Mabes TNI di Munas X LDII: “TNI Kuat Karena Rakyat, Bukan Sekadar Senjata.”
JAKARTA – Di tengah disrupsi teknologi dan ancaman hibrida yang kian kompleks, kedaulatan nasional menjadi harga mati yang harus dikawal seluruh elemen bangsa. Menjawab tantangan tersebut, Musyawarah Nasional (Munas) X LDII menghadirkan pakar dari Markas Besar TNI untuk membekali peserta dengan wawasan “Transformasi Militer dan Bela Negara”, Selasa (7/4).
TNI PRIMA, Rakyat Penyangga
Kabid Psikologi Mabes TNI, Kolonel Laut Amir, menegaskan bahwa TNI saat ini tengah bertransformasi menuju visi PRIMA (Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif). Namun, ia menggarisbawahi bahwa kekuatan militer yang canggih tidak akan maksimal tanpa dukungan rakyat.
“TNI hanya bisa kuat jika didukung oleh seluruh komponen bangsa. Sesuai sistem pertahanan semesta, setiap warga negara punya hak dan kewajiban membela negara sesuai profesinya masing-masing,” ujar Kolonel Amir di hadapan peserta Munas.
Apresiasi Karakter dan “Zero Waste” LDII
Dalam forum tersebut, Kolonel Amir secara khusus memuji langkah nyata LDII dalam melakukan transformasi internal, mulai dari pengelolaan lingkungan hingga pembentukan karakter.
- Transformasi Lingkungan: Mengolah sampah tanpa sisa (zero waste).
- Transformasi Karakter: Kedisiplinan kecil seperti menata sandal di masjid yang mencerminkan budaya tertib. “Transformasi harus dimulai dari hal kecil, perlu dipaksa, hingga akhirnya menjadi karakter,” tambahnya.
Waspada Ancaman Hibrida: Dari Hoaks hingga Siber
Menghadapi era transformasi, tantangan bukan lagi sekadar fisik, melainkan ancaman hibrida. Kolonel Amir mengajak para ahli IT, akademisi, dan peneliti di lingkungan LDII untuk terlibat aktif dalam:
- Keamanan Siber: Menangkal cyber war dan kejahatan digital.
- Filter Informasi: Melawan penyebaran hoaks yang memecah belah.
- Benteng Ideologi: Menangkal separatisme, terorisme, dan radikalisme.
Ia juga menekankan pentingnya peran Ulama sebagai mitra strategis TNI/Polri dalam menjaga stabilitas nasional.
Ormas Sebagai Jembatan Solusi
Senada dengan hal tersebut, Kapusbintal TNI, Brigjen Chandra Adibrata, yang turut hadir mendampingi, menyebut organisasi kemasyarakatan (Ormas) seperti LDII adalah mitra strategis pemerintah.“Di lapangan, Ormas membantu kami dalam kedisiplinan dan aksi kemanusiaan seperti penanganan bencana. Kami berharap dari LDII lahir kader-kader dengan wawasan kebangsaan yang tangguh dan cinta tanah air yang kuat,” pungkas Brigjen Chandra.
Berita Munas:
Krisis Dunia di Depan Mata! Ketum LDII di Munas X: Saatnya Ormas Jadi Benteng Ketahanan Nasional
Rapatkan Barisan! Ketua LDII se-Korda 3 Jatim Siap Kawal Total Rekomendasi Munas X di Jakarta
Ready for the Future! LDII Siap Jawab Krisis Global di Munas X & Pamer Kemandirian Anak Muda